Dukcapil Sumbawa Pacu KIA, Target 80 Persen Anak Terlayani di 2026

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 20 Jan 2026

Sumbawa, Nuansantb.id- Upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) terus menunjukkan progres. Hingga Selasa (20/01/2026), capaian perekaman KIA telah menjangkau 78.151 anak atau 57,33% dari total sasaran 136.318 anak berusia 0-17 tahun.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa berbagai strategi diterapkan untuk mempercepat angka partisipasi. Salah satu andalan adalah layanan jemput bola ke satuan pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SMP di seluruh wilayah Sumbawa.

“Selain perekaman langsung ke sekolah, kami juga menggencarkan sosialisasi dengan dukungan Garda Adminduk agar orang tua semakin paham akan urgensi KIA,” ujar Varian saat dikonfirmasi.

Ia menekankan, KIA saat ini telah menjadi dokumen krusial bagi anak, tidak hanya untuk administrasi sekolah tetapi juga untuk keperluan lain seperti perjalanan udara. “Untuk masuk sekolah harus memiliki KIA, bahkan anak yang naik pesawat juga diwajibkan memilikinya,” jelasnya.

Guna mempermudah akses masyarakat, Dukcapil juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa melalui Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Online (Silamo). Kerja sama ini memungkinkan warga mengurus berbagai dokumen kependudukan, termasuk KIA, tanpa harus jauh ke kantor dinas.

“Kami bekerja sama dengan desa melalui Silamo supaya masyarakat tidak kesulitan,” tambah Varian.

Meski telah melampaui separuh target, Varian mengakui masih ada pekerjaan rumah besar. Dari total anak yang memenuhi syarat, masih ada sekitar 58.167 anak atau 42,67% yang belum terekam. Untuk itu, tahun 2026 ini pihaknya menargetkan peningkatan signifikan.

“Kami menargetkan tahun ini perekaman KIA bisa mencapai 70 hingga 80 persen,” tegasnya.

Strategi percepatan akan diperluas tidak hanya melalui sekolah dan desa, tetapi juga dengan menjalin kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan seperti Pramuka dan Komite Olahraga. Mekanisme pengurusannya sendiri dibuat fleksibel. Untuk layanan kolektif, KIA yang sudah jadi akan disalurkan melalui sekolah. Sementara, bagi yang mengurus secara mandiri, prosesnya dapat diselesaikan dalam satu hari asalkan tidak ada kendala teknis.

“Kalau datang mengurus sendiri, prosesnya bisa selesai satu hari dan langsung diterima,” pungkas Varian.

Dengan fungsi setara KTP untuk anak, KIA menjadi dasar penting dalam pembangunan data kependudukan yang akurat sejak dini. Upaya Dukcapil Sumbawa ini diharapkan dapat segera memastikan setiap anak memiliki identitas resmi yang melindungi hak-hak sipil mereka.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez