
Sumbawa, Nuansantb.id – Seorang ibu rumah tangga tewas setelah sepeda listrik yang dikendarainya tertabrak sepeda motor tanpa pelat nomor di Jalan Lintas Sumbawa-Bima, tepatnya di depan Kantor Kehutanan Desa Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (11/04/2026) sore.
Korban diketahui bernama N (46), warga Dusun Kabuyit, Desa Langam. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian sekitar pukul 16.55 WITA akibat luka parah setelah tubuhnya tertindih kendaraan listrik yang dikendarainya sendiri.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lape Iptu Sumarlin, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. “Berdasarkan keterangan saksi mata dan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, kecelakaan bermula saat sepeda listrik merk Goda warna pink yang dikendarai korban hendak menyeberang jalan,” ujar Iptu Sumarlin dalam keterangannya, Minggu (12/04/2026).
Dari arah barat menuju timur, melaju sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam tanpa pelat nomor yang dikendarai oleh MR (16), seorang remaja. Diduga karena kecepatan tinggi, pengendara motor tak mampu menguasai laju kendaraannya.
“Sepeda motor itu langsung menabrak bagian samping sepeda listrik. Benturannya keras,” kata Kapolsek.
Akibat tabrakan tersebut, sepeda motor terpental hingga masuk ke dalam selokan. Sementara itu, korban N terjatuh dan sepeda listriknya menimpa tubuhnya. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berteriak meminta tolong, namun nyawa korban tidak dapat terselamatkan.
Polisi Amankan Dua Kendaraan dan Selidiki Kelalaian
Mendapat laporan, personel Polsek Lape segera mendatangi TKP. Mereka melakukan pengamanan awal, mengevakuasi korban, dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti di Mapolsek Lape.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut apakah ada unsur kelalaian dari pengendara sepeda motor yang masih di bawah umur tersebut. Sepeda motor tanpa pelat nomor juga menjadi perhatian khusus dalam penyelidikan.
Imbauan Polisi: Waspada di Titik Penyeberangan
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, mematuhi batas kecepatan, dan lebih waspada saat melintasi pemukiman atau titik-titik penyeberangan jalan.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengingatkan kembali pentingnya kelengkapan kendaraan, pelat nomor, serta tidak memaksakan kecepatan tinggi di jalan raya, terutama di area yang rawan penyeberangan,” pungkas Iptu Sumarlin.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar