Kepergok Mencuri di Gedung Klinik Lawanggali, Pria Ini Terpaksa Lebaran Dibalik Jeruji

2 menit membaca
Sahril
Hukum, Kriminal - 22 Mar 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id- Seorang pria berinisial T (44) kembali dijembloskan ke sel tahanan dan kemungkinan akan merayakan lebaran (Idul Fitri) di balik jeruji besi, setelah aksinya yang hendak melakukan pencurian di gedung Klinik Lawanggali dipergoki warga setempat, sabtu (22/03/2025) siang.

Aksi nekat T yang hendak mencuri di siang bolong tidak hanya dilakukan sendiri, ia bahkan diduga mengajak E (14) seorang anak yang masih dibawah umur untuk membantunya menjalankan rencananya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, SH,. SIK,. M.AP,. yang dikonfimasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa, IPDA Eva Oktaviani Sagala, membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku pencuri di gedung Klinik Lawanggali berinisial T dan E.

Menurut Ipda Eva, Keduanya diduga telah melakukan pencurian sisa-sisa besi dan alumunium dalam gedung Klinik Lawanggali.

Terduga pelaku T ini kata Kasi Humas, telah melakukan pencurian di tempat yang sama lebih dari sekali. Yakni, Pencurian pertama pada 17 Maret, kedua pada 18 Maret.

“Pelaku melakukan aksinya dengan cara masuk melalui jendela gedung klinik lawanggali. Yang selanjutnya, besi-besi tesebut dijual oleh pelaku,” ujar Ipda Eva.

Lanjutnya, karena aksi pencuriannya yang telah dilakukan beberapa kali berjalan lancar, T kembali melakukan pencurian ketiga pada 21 Maret. “Saat melakukan aksi ketiga ini, T di perjalanan hendak ke klinik, bertemu dengan Anak E (14). Kemudian mengajak E melakukan aksi pencurian besi dengan cara yang sama yaitu masuk melalui jendela gedung klinik,” jelasnya.

Karena aksi ketiganya juga berjalan lancar, pada 22 Maret, sekitar pukul 08.00 wita, T kembali mengajak anak E ke gedung klinik lawanggali untuk mencuri besi. Namun Setelah beberapa saat di dalam klinik tersebut, T mendengar ada keramaian di luar klinik.

Hal tersebut membuat T panik, dan langsung berlari menuju belakang klinik yang diikuti anak E, dan melompati pagar di belakang klinik yang tingginya kurang lebih sekitar 2 meter.

“Setelah melompat pagar tersebut ternyata banyak masyarakat yang sudah menunggu, dan tertangkap basah oleh masyarakat. Pada saat itu, T melihat anak E masih di atas tembok pada saat sdr T di tangkap tersebut dan tidak berselang lama kepolisian datang lalu mengamankan T dan anak E, untuk dibawa diamankan di polres Sumbawa,” terang kasi Humas.

Menurut informasi yang diterima media ini, T merupakan seorang residivis yang sudah beberapa kali tertangkap dengan kasus yang sama. (Nuansa)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez