
Lombok Barat, Nuansantb.id – Kabupaten Sumbawa menorehkan sejarah manis di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Cabang olahraga sepak takraw yang diwakili Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Sumbawa berhasil menyapu bersih seluruh medali emas yang diperebutkan, Jumat (17/07/2026). Bertanding di GOR Tripat Gerung, Lombok Barat, tim PSTI Sumbawa mendominasi kompetisi dengan raihan 10 medali emas dari seluruh nomor yang dipertandingkan.
Dominasi Sumbawa terlihat sejak nomor beregu hingga nomor quadrant dan inter regu. Seluruh partai final yang diikuti atlet Sumbawa berakhir dengan kemenangan, sehingga tidak menyisakan satu pun medali emas untuk daerah lain. Sepuluh medali emas tersebut diraih dari nomor tim regu putra, tim regu putri, double event putra, double event putri, mix quadrant, mix double, quadrant putri, quadrant putra, inter regu putri, dan inter regu putra.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH, M.Si, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa yang ditorehkan tim sepak takraw. Menurutnya, torehan ini menunjukkan peningkatan sangat signifikan dibandingkan Porprov NTB sebelumnya.
“Pada Porprov 2023, sepak takraw Sumbawa meraih lima medali emas. Tahun ini berhasil menyapu bersih 10 medali emas. Ini berarti terjadi peningkatan hingga 100 persen. Prestasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan,” ujar Abdul Rafiq usai pertandingan.
Pria yang akrab disapa Rafiq ini menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepemimpinan Ketua PSTI Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sumbawa. Pembinaan atlet yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dinilai menjadi kunci keberhasilan sehingga seluruh nomor yang dipertandingkan mampu dimenangkan oleh atlet-atlet Sumbawa.
“KONI Kabupaten Sumbawa hanya menghantar dan memfasilitasi saja. Semua atlet ini dibentuk dan dibina di induk cabang olahraga PSTI. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pengurus, pelatih, dan tentunya para atlet yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa,” jelasnya.
Abdul Rafiq juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PSTI, pelatih, atlet, serta semua pihak yang telah berkontribusi. Menurutnya, KONI Kabupaten Sumbawa terus memberikan dukungan dan memfasilitasi seluruh cabang olahraga agar dapat tampil maksimal pada ajang multi event terbesar di NTB tersebut.
“Kami akan terus mendukung pembinaan olahraga di Sumbawa, tidak hanya sepak takraw tetapi seluruh cabang olahraga. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PSTI Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya mewujudkan target sapu bersih medali emas.
“Sejak awal kami memang menargetkan menyapu bersih seluruh medali emas dan Alhamdulillah target itu dapat tercapai. Ini bukan hanya keberhasilan PSTI, tetapi juga keberhasilan seluruh masyarakat Sumbawa. Doa dan dukungan dari semua pihak sangat berarti bagi kami,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ansori menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah menjalani latihan secara disiplin jauh sebelum Porprov digelar. Persiapan matang dilakukan dengan program latihan terukur dan uji coba yang intensif.
“Para pemain menunjukkan keseriusan sejak masa persiapan hingga pertandingan berlangsung. Dengan pola latihan dan pembinaan yang terarah, kami berhasil mencapai target yang telah ditetapkan. Mereka berlatih dengan penuh semangat dan disiplin tinggi,” ujarnya.
Wakil Bupati Sumbawa ini menambahkan, prestasi di Porprov NTB 2026 menjadi modal penting dalam pembinaan atlet sepak takraw Sumbawa menuju level yang lebih tinggi. Pihaknya kini mulai mempersiapkan atlet agar mampu bersaing dan menembus ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kami tidak akan berpuas diri. Prestasi ini harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh. Target berikutnya adalah mengharumkan nama NTB di kancah nasional. Kami akan terus melakukan pembinaan dan regenerasi atlet secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ansori juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap para atlet yang telah berjuang maksimal membawa nama harum Kabupaten Sumbawa. Ia berharap prestasi ini dapat menginspirasi generasi muda Sumbawa untuk mencintai olahraga sepak takraw.
“Kepada seluruh atlet, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas perjuangan kalian. Kalian adalah pahlawan olahraga Sumbawa. Jaga semangat dan sportivitas ini, karena masih banyak tantangan yang harus kita hadapi ke depan,” pesannya.
Dengan torehan sempurna 10 medali emas, PSTI Kabupaten Sumbawa menjadi cabang olahraga paling dominan di Porprov NTB 2026 sekaligus menegaskan posisi Sumbawa sebagai kekuatan utama sepak takraw di Nusa Tenggara Barat. Raihan ini juga membuktikan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan prestasi gemilang.
Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari sinergi yang baik antara KONI, PSTI, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung pengembangan olahraga. Dukungan anggaran, fasilitas latihan, serta program pembinaan yang terstruktur menjadi faktor pendorong utama terciptanya prestasi membanggakan ini.
Porprov NTB 2026 sendiri menjadi ajang pembuktian bagi para atlet dari seluruh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat. Dominasi Sumbawa di cabang sepak takraw diharapkan dapat memotivasi daerah lain untuk terus mengembangkan potensi olahraga di masing-masing wilayah.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar