Konflik Semakin Memanas, F-16 Pakistan Ditembak Jatuh India

oleh -638 Dilihat
oleh

New Delhi, Nuansantb.id – Konflik bersenjata antara India dan Pakistan semakin memanas setelah Angkatan Udara India melaporkan menembak jatuh jet tempur F-16 milik Pakistan dalam pertempuran udara dekat perbatasan Jammu, Jumat (09/05/2025) dini hari. Serangan ini merupakan balasan atas serangan drone dan rudal Pakistan yang menargetkan posisi militer India di wilayah perbatasan.

Menurut laporan resmi Kementerian Pertahanan India kepada NDTV, jet F-16 Pakistan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan rudal India saat mencoba menyerang wilayah Jammu. Pesawat tersebut lepas landas dari Pangkalan Udara Sargodha, markas utama Angkatan Udara Pakistan di Punjab.

Sebelumnya, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh lima jet tempur India, termasuk tiga Rafale buatan Prancis, satu MiG-29, dan satu Su-30MKI—dengan menggunakan jet J-10 buatan China. Namun, India membantah klaim tersebut dan justru mengonfirmasi keberhasilan pertahanan udaranya, termasuk penggunaan sistem rudal S-400 untuk menangkis serangan.

Eskalasi dan Dampak Strategis
Peningkatan Serangan Silang : Pakistan disebut menyerang posisi militer India di Jammu, Pathankot, dan Udhampur menggunakan drone dan rudal.

Selain itu, India juga mengaku berhasil mencegat serangan dengan UAS Grid (jaringan anti-drone) dan S-400. Sumber militer India menyebut puing-puing serangan Pakistan ditemukan di beberapa lokasi.

Sementara, serangan balasan India yang berhasil melumpuhkan sistem pertahanan udara Pakistan di Lahore menggunakan rudal S-400 dan drone HARPY. Pemadaman listrik darurat diberlakukan di wilayah perbatasan, termasuk Rajasthan dan Chandigarh, sebagai antisipasi serangan lanjutan.

Dampak Regional : Ini adalah pertempuran udara pertama sejak insiden Balakot 2019, ketika India menembak jatuh F-16 Pakistan dengan MiG-21. Dan Pangkalan Udara Sargodha, yang menjadi pusat serangan Pakistan sejak perang 1965, kembali menjadi sorotan.

Pemerintah India dalam pernyataan tegasnya mengecam agresi Pakistan dan menyatakan: “Setiap upaya Pakistan untuk mengganggu keamanan India akan ditanggapi dengan tindakan tegas. Kami telah membuktikan kemampuan pertahanan kami dengan menetralisir ancaman mereka.”

Sementara itu, Pakistan belum memberikan tanggapan resmi atas jatuhnya F-16 tersebut.

Analisis: Mengapa Konflik Ini Berbahaya?
Pengaruh Global: F-16 (AS) dan J-10 (China) melibatkan kepentingan negara adidaya. Kemudian Risiko Nuklir: Kedua negara memiliki senjata nuklir, dan eskalasi bisa memicu krisis lebih besar.

Dampak Ekonomi: Aktivitas warga di perbatasan lumpuh, perdagangan terhambat, dan pasar global khawatir akan destabilisasi Asia Selatan.

Masyarakat internasional, termasuk PBB dan AS, didesak turun tangan untuk meredakan ketegangan. Namun, kedua pihak masih dalam posisi siaga tinggi, dengan potensi serangan balasan lebih lanjut. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.