Bima, Nuansantb.id – Festival Pesona Dana Mbojo 2025 resmi ditutup dengan pesta kolaborasi seni spektakuler di Halaman Kantor Bupati Bima, Godo, Kecamatan Woha, Sabtu (12/07/2025) malam. Mengusung tema “Dana Mbojo Menyapa, Dari Bima Untuk Indonesia”, acara penutupan menampilkan atraksi musik, tari, dan fashion show yang memukau ribuan penonton.
Kolaborasi Musik Etnik & Modern
Malam puncak diisi penampilan Aan Sapoetra Collaboration, sebuah proyek kolaborasi antara musisi modern dan tradisional. Grup ini melibatkan 40 personel, termasuk: Band pimpinan Uda Gedys (gitar, drum, kibor, bass, dan violin). Vokalis ternama seperti Laras Ratu Ular, Anggun Bima DA, Aan Bima DA, dan Alboa Bima DA. Musisi etnik dari grup Gantao, Hadrah, Kandei, Nu’a, dan Bodo.
Sembilan lagu dibawakan secara apik, mulai dari “Jimi-Jimy”, “Ratu Ular”,”Lopi Penge”, hingga “Dambe-Dambe”, yang memadukan alunan biola, tabla, dan instrumen tradisional khas Bima.
Selain musik, panggung juga diramaikan oleh: Tarian “Jejak di Ujung Tembe Nggoli” oleh *Sanggar Kaki Langit. Pentas Nyimbo La Maria Wawo yang memukau. Kemudian peragaan busana Dekranasda dengan sentuhan budaya lokal. Dan special appearance Runner-Up Putri Indonesia yang memeriahkan catwalk.
Festival tiga hari ini sukses menjadi ajang promosi budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif Bima. Bupati Bima, H. Ady Mahyudi, dalam pernyataan sebelumnya menyebut, “Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bukti kekayaan seni Bima yang mendunia.”
Dengan ditutupnya festival, Pemerintah Kabupaten Bima berharap Dana Mbojo semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.
Editor/Pemred: Sahril Imran





