DPRD Sumbawa Sambut Aspirasi Mahasiswa, Janji Antarkan Tuntutan ke Jakarta

3 menit membaca
Sahril
POLITIK - 02 Sep 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Sumbawa Menggugat menyuarakan aspirasi mereka dalam aksi demonstrasi yang digelar di halaman Kantor DPRD Kabupaten Sumbawa, Selasa (02/09/2025).

Aksi yang menyoroti isu pertambangan, pertanian, kelangkaan LPG, hingga pemberantasan narkoba ini mendapat respons serius dan langsung disambut oleh pimpinan serta anggota DPRD setempat.

Uniknya, aksi yang berlangsung tertib ini justru menjadi ruang dialog produktif. Seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbawa turun langsung menerima massa, namun yang paling menonjol adalah komitmen dan pernyataan politik dari Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., MM.Inov, beserta anggotanya yang mendampingi.

Pintu Aspirasi DPRD Selalu Terbuka

Dalam pidatonya di hadapan massa, Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, menyambut baik seluruh tuntutan yang disampaikan. Ia dengan tegas menyatakan kesiapan lembaganya untuk menjadi jembatan aspirasi rakyat Sumbawa hingga ke tingkat pusat.

“Kami siap menandatangani bersama seluruh fraksi di DPRD. Kami akan mengantarkan langsung ke DPR RI apa yang menjadi tuntutan adik-adik mahasiswa,” tegas Nanang, disambut sorak sorai peserta aksi.

Lebih lanjut, Nanang merinci poin-poin yang akan ditindaklanjuti. Terkait isu nasional, DPRD Sumbawa mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset dan akan menyampaikan aspirasi pencopotan Kapolri yang dinilai gagal menjaga keamanan. Ia juga menegaskan penolakan terhadap rencana kenaikan pajak yang memberatkan rakyat.

“Kami DPRD tetap membuka ruang kapan pun waktunya untuk berdialog dan menerima aspirasi rakyat,” pungkasnya, menegaskan komitmen dewan untuk selalu mendengar suara konstituen.

Respons Forkopimda: Janji dan Komitmen

Selain DPRD, elemen Forkopimda lainnya juga memberikan respons atas tuntutan spesifik.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarifuddin Jarot, M.P., berjanji menindaklanjuti aspirasi tersebut. Terkait isu tambang, ia menjelaskan bahwa wilayah Dodo Ronti masih dalam tahap eksplorasi oleh PT AMNT, sehingga pembangunan conveyor belum dilakukan. Ia berkomitmen mengawal proses perizinan tambang rakyat. Menanggapi kelangkaan LPG, Pemkab membuat hotline “Lapor Gas” dan akan menambah kuota dari pusat. “Apa yang menjadi tuntutan hari ini akan kami bawa langsung ke Jakarta,” ujarnya.

Sementara Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menegaskan komitmennya memberantas bandar narkoba. “Kami sudah membuktikan dan melakukan apa yang menjadi tuntutan. Polisi tidak bisa bergerak sendiri, kami butuh peran serta masyarakat sebagai jembatan,” tegasnya.

Akhir Aksi: Penandatanganan Berita Acara sebagai Bukti Komitmen

Aksi yang berlangsung tertib ini ditutup dengan penyerahan dan penandatanganan berita acara yang ditandatangani oleh perwakilan mahasiswa dan seluruh jajaran Forkopimda, sebagai bukti komitmen konkret untuk menindaklanjuti semua aspirasi.

“Kawan-kawan peserta aksi, tadi sudah jelas. Tuntutan kita semua sudah didengar dan disetujui. Hari ini kita saksikan bersama penandatanganan berita acara. Kami akan mengawal dalam 24 jam ke depan untuk ditindaklanjuti oleh masing-masing instansi,” pungkas Koordinator Lapangan aksi.

Massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib, meninggalkan ruang dialog yang telah terjalin dengan harapan akan adanya realisasi dari janji-janji yang disampaikan.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez