
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Wakil Bupati (Wabup) Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, terus menggalakkan program rutin Sholat Subuh Berjamaah yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa. Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, program ini dirancang sebagai sarana pemerintahan untuk berbagi dan mendengar secara langsung keluh kesah serta aspirasi masyarakat untuk perbaikan pembangunan ke depan.
“Alhamdulillah, program rutin subuh berjamaah yang digagas pemerintah kabupaten Sumbawa terus kita galakkan dan hari ini kita berkesempatan melaksanakan sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Yaqin, Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes,” ungkap Wabup Ansori, Jumat (05/09/2025).
Ansori menekankan bahwa kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat adalah suatu keharusan. Silaturahmi langsung ke desa-desa menjadi cara paling efektif bagi pemerintah untuk mengetahui kondisi riil dan menyerap aspirasi warga. “Pemimpin harus hadir di tengah masyarakat, melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan. Walaupun tidak membawa materi, paling tidak masyarakat merasa diperhatikan,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Wabup juga mengingatkan perangkat desa hingga kecamatan untuk memastikan pelayanan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, terpenuhi dengan baik. Ia menegaskan komitmen pemerintah bahwa tidak boleh ada warga yang tidak mendapat perawatan hanya karena terkendala biaya.
“Kalau ada yang sakit, cukup dengan KTP sudah bisa berobat ke Puskesmas atau rumah sakit. Jika belum punya BPJS, segera dibantu prosesnya. Jangan sampai ada warga yang tidak tertangani,” tegasnya tegas.
Isu lain yang disoroti Ansori adalah persoalan kebersihan lingkungan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama para ibu rumah tangga, untuk meningkatkan kesadaran dengan tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah persoalan lingkungan yang lebih besar.
Dialog dengan warga juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program penanggulangan kemiskinan ekstrem. Wabup berharap semua bantuan sosial dan program pemberdayaan tepat sasaran. “Jangan sampai ada data yang tidak akurat sehingga bantuan tidak sampai ke yang berhak. Pemerintah terus berupaya memastikan agar masyarakat miskin ekstrem terbantu,” jelasnya.
Menanggapi keluhan warga tentang kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, Ansori menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah strategis dengan membentuk satgas khusus. Masyarakat juga didorong untuk aktif mengawasi dan melaporkan melalui website “Lapor Gas” yang telah dibentuk.
Melalui Gerakan Sholat Subuh Berjamaah ini, Wabup Ansori berharap dapat membangun semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Ia berkomitmen untuk terus mendorong agar kegiatan ini tidak hanya ramai ketika pejabat hadir, tetapi benar-benar menjadi budaya yang mengakar dan hidup berkelanjutan di tengah masyarakat Sumbawa, membangun daerah dari tingkat akar rumput.
Editor/Pemred: Sahril Imran

Tidak ada komentar