Bupati Sumbawa dan KSB Kolaborasi Wujudkan Kedaulatan Pangan di NTB

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 23 Sep 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Semangat kolaborasi antar daerah di Pulau Sumbawa mengemuka dalam pembukaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII dan Agro Expo NTB 2025. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam memperkuat kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri langsung acara yang dipusatkan di Taliwang, KSB, pada Senin (22/09/2025) malam.

Kehadiran Bupati Jarot dalam event strategis di daerah tetangga ini bukan sekadar bentuk silaturahmi, melainkan sebuah pernyataan politik yang jelas tentang pentingnya kerja sama regional. Haji Jarot menyatakan bahwa isu pangan dan kesejahteraan petani/nelayan adalah tantangan bersama yang harus dijawab dengan kolaborasi, bukan kompetisi.

“Pulau Sumbawa memiliki potensi agraris dan maritim yang sangat besar. Sinergi antara Kabupaten Sumbawa dan KSB adalah sebuah keniscayaan untuk menciptakan kemandirian pangan regional. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dengan bersatu, kita dapat memperkuat rantai pasok, berbagi teknologi, dan menciptakan pasar yang lebih stabil bagi hasil bumi dan tangkapan nelayan kita,” tegas Bupati Jarot.

Bupati yang akrab disapa Jarot ini memaparkan beberapa potensi konkret yang dapat digarap bersama. Di sektor pertanian, kedua daerah dapat mengembangkan kawasan food estate yang terintegrasi, saling melengkapi komoditas unggulan, serta membentuk sistem logistik yang efisien. Sementara di sektor kelautan dan perikanan, kolaborasi dapat mencakup pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan, pengembangan industri pengolahan hasil perikanan bersama, dan peningkatan akses pasar yang lebih luas.

“Kita bisa optimalkan zonasi wilayah. Misalnya, untuk komoditas tertentu yang lebih cocok ditanam di wilayah KSB, kita dukung, dan sebaliknya. Begitu pula dengan hasil laut. Dengan kolaborasi, kita bisa menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi petani dan nelayan di kedua daerah, alih-alih hanya menjual bahan mentah,” jelas Haji Jarot lebih lanjut.

Keikutsertaan Kabupaten Sumbawa dalam Agro Expo NTB 2025 juga dimanfaatkan untuk memamerkan berbagai produk unggulan lokal, mulai dari beras kualitas premium, jagung, hingga produk olahan pertanian dan perikanan. Hal ini menunjukkan potensi nyata yang siap dikembangkan dan didorong melalui kolaborasi ini.

Bupati Jarot berharap, momentum KTNA dan Agro Expo ini dapat menjadi titik awal bagi terciptanya nota kesepahaman atau kerja sama teknis yang lebih spesifik antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan KSB. “Ini adalah langkah awal yang baik. Mari kita tindaklanjuti dengan program-program nyata yang langsung menyentuh dan mensejahterakan para pelaku utama di lapangan, yaitu petani dan nelayan kita,” pungkasnya.

Pekan Daerah KTNA XVII dan Agro Expo NTB 2025 yang berlangsung meriah di Taliwang ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang diskusi strategis bagi seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan di NTB. Kolaborasi yang diusung oleh Bupati Sumbawa dan KSB ini mendapat apresiasi positif dan dinilai akan mempercepat terwujudnya ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi kerakyatan di Pulau Sumbawa.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez