Sembunyi di Rumah Mertua, Terduga Penganiayaan Polisi di Ai Jati Diringkus

2 menit membaca
Sahril
Headline News, Polri - 19 Nov 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Setelah dua hari melakukan penyelidikan intensif, Tim Operasional (Opsnal) Polres Sumbawa akhirnya berhasil meringkus satu dari terduga pelaku penganiayaan berat terhadap personel kepolisian.

Penangkapan dramatis yang berakhir dengan tembakan peringatan ini dilakukan di Desa Olat Rawa, Kecamatan Moyo Hilir, Jumat 07 November 2025 sore.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Dillia Pria Firmawan, S.T.K., S.I.K., menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap aksi kekerasan terhadap anggotanya yang sedang melaksanakan tugas.

“Setelah melakukan penyelidikan intensif, salah satu terduga pelaku penganiayaan, berinisial B (46), berhasil kami amankan. Proses hukum akan terus berjalan sesuai perundangan yang berlaku tanpa kompromi,” tegas Kapolres seperti dikutip dari Kasat Reskrim, Rabu (19/11/2025).

Kronologi Penangkapan yang Dramatis

Berdasarkan informasi intelijen yang dikembangkan, tim berhasil melacak keberadian B di rumah mertuanya di Desa Olat Rawa. Penganiayaan dengan cara penebasan yang melibatkan B diduga terjadi pada 5 November 2025 di Ai Jati, Kecamatan Alas Barat, saat anggota polisi sedang mengamankan eksekusi lahan sengketa.

Sekitar pukul 16.10 WITA, tim Opsnal tiba di lokasi. Saat dijumpai, B yang sedang memandikan ayam di halaman samping rumah, langsung panik dan berlari masuk untuk bersembunyi.

Aksi pelariannya kemudian diikuti dengan upaya pengalihan dari keluarga. Istri pelaku berulang kali berteriak menyangkal dan menghalangi tim, menyatakan suaminya tidak ada di tempat. Namun, kecurigaan anggota tidak terbendung. Pencarian terus dilakukan hingga akhirnya B ditemukan bersembunyi di balik sebuah lemari di kamar belakang rumah.

Perlawanan dan Tembakan Peringatan

Saat akan dibawa keluar, B tidak menyerah begitu saja. Pelaku dilaporkan melakukan perlawanan dan berusaha meraih parang yang berada di dalam kamar. Menghadapi ancaman tersebut, tim polisi mengambil tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Suasan yang sempat mencekam itu berhasil mereda setelah B berhasil dikuasai. Ia kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap perannya sepenuhnya dalam peristiwa penganiayaan serta mengejar pelaku lainnya yang masih dalam buruan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez