Sumbawa Bersaing di Lomba Posyandu Provinsi NTB, Jadi Percontohan Nasional 6 SPM

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 25 Nov 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Kabupaten Sumbawa menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan dasar dengan menjadi tuan rumah Penilaian Evaluasi Kinerja/Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (24/11/2025) ini mengunjungi dua posyandu andalan, yaitu Posyandu Cahaya Putih di Dusun Pukat, Kecamatan Utan, dan Posyandu Tunas Mekar di Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa.

Kehadiran Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam penilaian di Posyandu Tunas Mekar menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah. “Posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat dan tidak hanya untuk dinilai dalam lomba, tetapi merupakan pos pelayanan terpadu yang harus selalu dihidupkan,” tegas Wabup Ansori. Ia berjanji pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar anak-anak, ibu hamil, dan lansia bisa hidup lebih sehat, menciptakan masyarakat yang sejahtera.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, S.Hut., M.Eng., TP PKK Kabupaten Sumbawa, serta perangkat daerah terkait. Sebelumnya, tim penilai telah disambut oleh Staff Ahli Bupati dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Posyandu Cahaya Putih.

Dari Lomba Menuju Percontohan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penilai, Teguh Gatot Yuwono, mengungkapkan nilai lebih dari partisipasi Sumbawa. Ia menyatakan bahwa Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, yang mengatur pelaksanaan posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), telah diterapkan dengan baik di Posyandu Tunas Mekar.

“Dalam posyandu 6 SPM, para kader menjadi ujung tombak penerima data maupun informasi yang bersumber langsung dari masyarakat,” jelas Teguh.

Ia menekankan bahwa kunjungannya bukan sekadar menilai, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan pembelajaran. “Beliau berharap, Posyandu Keluarga yang telah melaksanakan 6 SPM, bisa menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain,” pungkasnya. Hal ini mengindikasikan bahwa praktik baik di Sumbawa berpotensi untuk direplikasi di tingkat nasional.

Peduli yang Nyata, Bantuan untuk yang Membutuhkan

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan penilaian ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan secara simbolis berupa paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok yang paling rentan, terdiri dari kategori Lanjut Usia (Lansia), ibu hamil dengan Kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), balita dengan Gizi Kurang, dan ibu hamil.

Melalui partisipasi dalam lomba ini, Kabupaten Sumbawa tidak hanya berkompetisi meraih prestasi, tetapi juga mendemonstrasikan kepeloporannya dalam mewujudkan layanan kesehatan dasar yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez