BLK Sumbawa Cetak 96 Tenaga Kompeten, Bupati: Sertifikat Hanya Tiket Awal!

2 menit membaca
Sahril

Sumbawa, Nuansantb.id – Sebanyak 96 angkatan kerja baru di Kabupaten Sumbawa telah dilengkapi dengan senjata kompetensi untuk memasuki dunia kerja yang kompetitif. Mereka adalah lulusan Pelatihan Berbasis Kompetensi yang secara resmi ditutup oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa, Jumat (19/12/2025) siang.

Penutupan pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) ini menandai lahirnya tenaga-tenaga terampil di bidang prioritas industri, seperti operator alat berat, barista, listrik otomasi industri, las SMAW, desain grafis, dan boga.

Dalam amanat penutupannya, Bupati H. Jarot memberikan pesan motivasi sekaligus peringatan. Ia menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan saat ini bukan hanya soal membuka lapangan kerja, tetapi terutama menyiapkan SDM yang tangguh.

“Sertifikat yang kalian terima hari ini bukanlah garis akhir. Ini hanyalah tiket awal untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Nilai sejati kalian akan ditentukan oleh kemampuan mengasah, memperbarui, dan mempraktikkan keterampilan ini di lapangan,” tegas Bupati dengan gaya bahasa yang komunikatif dan penuh semangat.

Bupati juga menyoroti peran strategis BLK sebagai ujung tombak penyiapan SDM unggul. Pemerintah Kabupaten, menurutnya, berkomitmen untuk terus mengembangkan BLK menjadi pusat inovasi keterampilan yang link and match dengan kebutuhan industri.

“BLK harus jadi ruang untuk belajar, bertumbuh, dan melahirkan tenaga kerja yang percaya diri dan kompeten. Komitmen ini akan kami wujudkan melalui kolaborasi intensif dengan dunia usaha, industri, dan seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyatakan bahwa pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja nyata. “Kami fokus pada bidang-bidang yang memiliki daya serap tinggi dan nilai ekonomi kuat. Target kami, lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga berdaya saing tinggi dan bermental wirausaha,” papar Varian Bintoro.

Dengan ditutupnya pelatihan ini, ke-96 lulusan diharapkan dapat segera menyalurkan kompetensinya, baik sebagai profesional di perusahaan maupun sebagai penggerak usaha baru. Langkah ini sejalan dengan strategi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mengatasi pengangguran melalui peningkatan kapasitas dan daya saing SDM lokal, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga kerja.

“Kami percaya, investasi pada keterampilan manusia adalah kunci kemajuan daerah. Selamat kepada para lulusan, kini waktunya buktikan kompetensi kalian,” tutup Bupati H. Jarot, mengakhiri acara sekaligus melepas para peserta untuk mengukir prestasi di dunia kerja.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez