
Sumbawa, Nuansantb.id– Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa menyoroti kondisi dua desa yang masuk dalam kategori rentan pangan, yakni Desa Mungkin di Kecamatan Orong Telu dan Desa Buin Baru di Kecamatan Buer. Kedua desa ini menjadi fokus prioritas intervensi pada tahun 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ahmad Yani melalui Sekretaris Dinas, Syaihuddinn, mengungkapkan bahwa penilaian kerentanan ini bersifat komprehensif. “Penetapan desa rentan pangan tidak hanya melihat ketersediaan beras, tetapi melalui penilaian lintas sektor yang mencakup infrastruktur, fasilitas kesehatan, akses air bersih, hingga tingkat kesejahteraan,” jelas Syaihuddinn, Kamis (15/01/2026).
Desa Mungkin masuk dalam prioritas dua dengan tantangan multidimensi. “Kendala utamanya adalah akses penghubung antar wilayah yang terbatas, minimnya sarana penyedia pangan, krisis air bersih, serta ketidakcukupan tenaga kesehatan,” paparnya. Karakteristik wilayah yang termasuk dalam kategori Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) memperparah kondisi ini.
Sementara itu, Desa Buin Baru masuk kategori prioritas tiga dengan akar permasalahan berbeda. “Kendala utama terletak pada rasio kepemilikan lahan pertanian yang sangat rendah, ditambah keterbatasan fasilitas ekonomi, tingkat kesejahteraan yang belum optimal, dan akses air bersih yang belum memadai,” tambah Syaihuddinn.
Menanggapi kondisi ini, Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan sejumlah langkah strategis. “Kami tengah berupaya melakukan intervensi langsung, antara lain melalui program bantuan pangan murah dan bantuan tunai langsung untuk meredam dampak kerentanan jangka pendek,” sambungnya.
Untuk solusi jangka panjang, diperlukan pendekatan kolaboratif. “Kami telah menyampaikan indikator permasalahan ini kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk diintervensi lebih lanjut sesuai kewenangannya. Kami dari Dinas Ketahanan Pangan fokus pada intervensi di sisi ketersediaan pangan,” terang Syaihuddinn.
Meski terdapat titik kerentanan, secara umum kondisi ketahanan pangan Kabupaten Sumbawa dinilai sangat baik. “Secara keseluruhan, Sumbawa memiliki sumber daya alam yang luas dan subur, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun pengembangan UMKM yang menjadi pilar ketahanan pangan kita,” tutupnya.
Penanganan dua desa rentan pangan ini menjadi ujian bagi efektivitas koordinasi lintas OPD dalam membangun ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh pelosok Kabupaten Sumbawa.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar