Dorong Tumbuhnya Ekonomi Kreatif, Sumbawa Gelar Januari Art Fest Libatkan 14 Sanggar Seni

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 26 Jan 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Gelaran Januari Art Fest Perdana sukses menyalakan semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa.

Festival seni dua hari (24-25 Januari 2026) di Pantai Saliper Ate ini menjadi magnet ribuan masyarakat, menyatukan panggung seni tradisi Samawa yang khidmat dengan energi segar musik indie lokal.

Acara resmi dibuka Sabtu (24/01/2026) malam oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah.

Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong ekosistem seni dan ekonomi kreatif.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi strategi penguatan pariwisata berbasis seni dan budaya lokal,” tegas Kepala Dispopar Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos,. Ia menambahkan, Januari Art Fest dirancang untuk menciptakan ruang apresiasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Muhammad Irfan, SP., MM., Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKS) sekaligus Sekretaris Dispopar, dalam laporannya mengungkapkan, festival ini adalah hasil sinergi DKS dan Dispopar Sumbawa.

“Sebanyak 14 sanggar seni terlibat. Ini event pertama yang langsung masuk kalender tetap Sumbawa, sebuah langkah awal yang bagus untuk ekosistem seni kami,” ujar Irfan.

Hari pertama mengusung tema Traditional Art Performance, mempersembahkan kekayaan budaya Samawa. Penonton dibuat takjub oleh rangkaian pertunjukan mulai dari Tari Tradisi Berang Bayan Empang, Sakeco oleh Cinde Bulaeng, Gandang Nuja dari SMANIKA, hingga tarian “Junyung Pasaji” dari Sanggar Seni Lopok.

Tak kalah menarik, penampilan teater, pantomim, hingga ansambel Gong Genang Sanggar Sangalang menunjukkan harmoni sempurna antara tradisi, ekspresi generasi muda, dan inovasi seni pertunjukan.

Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival perdana ini. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan kerja keras semua pihak. Seni dan budaya adalah identitas dan jiwa kita. Melalui event seperti ini, kita bukan hanya merawat warisan leluhur, tetapi juga mendorong kreativitas anak muda,” ujar Bupati.Ia berharap Januari Art Fest dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang.

“Harapan saya, festival ini berkelanjutan. Mari kita jadikan seni budaya sebagai kekuatan promosi Sumbawa yang menarik, membawa nama daerah kita ke tingkat yang lebih luas,” pesannya.

Hari Kedua: Semangat Indie Band Lokal

Menyambung semarak hari pertama, Minggu (25/01/2026) diisi dengan Sumbawa Indie Band Festival. Panggung berganti menjadi ruang ekspresi bagi musisi lokal untuk menunjukkan karya orisinal mereka.

Gelaran ini memperluas spektrum Januari Art Fest sebagai wadah seni lintas generasi dan genre, dari akar tradisi yang dalam hingga gelora musik modern.

Dengan antusiasme penonton yang memadati Pantai Saliper Ate sejak sore hingga malam, Januari Art Fest telah membuktikan bahwa seni dan budaya memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Sumbawa.

Festival ini bukan hanya menjadi suguhan hiburan, tetapi juga catatan penting dalam perjalanan kebudayaan Sumbawa, sekaligus memperkaya makna perayaan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa dengan kreativitas dan identitas lokal.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez