Warga Pulau Moyo Kembali Dikejutkan Penemuan Kerangka Manusia di Dekat Dermaga

3 menit membaca
Sahril
Headline News, PERISTIWA - 01 Mar 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Suasana Desa Sebotok, Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali diliputi gempar. Warga setempat menemukan kerangka manusia utuh di kawasan pesisir, Minggu (01/03/2026) pagi. Temuan ini menjadi yang kedua kalinya dalam waktu berdekatan, setelah sebelumnya warga menemukan jasad balita asal Lombok Timur di lokasi berbeda.

Penemuan pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah beraktivitas di sekitar dermaga desa. Sekretaris Desa (Sekdes) Sebotok, Ahmad, mengungkapkan bahwa kondisi jasad yang ditemukan sudah tidak utuh lagi sebagai manusia sempurna.

“Ditemukan pagi tadi oleh warga. Kondisinya sudah tinggal kerangka utuh, tidak bisa dikenali sama sekali,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Minggu siang.

Menurut Ahmad, kerangka tersebut terdampar di area pesisir yang berjarak sekitar satu kilometer dari dermaga Desa Sebotok. Lokasi ini berbeda dengan penemuan mayat balita beberapa waktu lalu yang menggegerkan warga karena diketahui berasal dari luar daerah.

“Jaraknya dengan dermaga sekitar 1 km. Lokasinya berbeda dengan penemuan sebelumnya,” imbuhnya.

Tanpa menunggu petugas, warga setempat berinisiatif memakamkan kerangka tersebut di dekat lokasi penemuan. Keputusan diambil karena tidak ditemukan tanda pengenal atau atribut apapun yang melekat pada kerangka, seperti pakaian atau barang pribadi lainnya.

“Karena tidak ada ciri-ciri yang bisa dikenali, tidak ada pakaian, warga langsung memakamkannya di dekat tempat terdampar. Kami sudah melaporkan temuan ini ke Polsek Labuan Badas,” jelas Ahmad.

Penemuan kerangka ini sontak memicu tanda tanya besar di kalangan warga. Apalagi, dalam beberapa pekan terakhir, wilayah perairan sekitar Pulau Moyo kerap menjadi titik temu jasad manusia. Warga berharap aparat dapat segera mengungkap asal-usul kerangka tersebut dan memastikan tidak ada hal-hal kriminal di baliknya.

Kapolsek Labuan Badas, Iptu Eko Riyono, S.H., M.Si., membenarkan adanya laporan penemuan kerangka manusia di Desa Sebotok. Pihaknya saat ini tengah dalam perjalanan menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan informasi lebih lanjut.

“Kami baru menerima laporan dan sedang menuju ke lokasi. Nanti akan kami lakukan tindakan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan petunjuk,” ujar Iptu Eko.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat, terutama yang memiliki keluarga hilang atau belum kembali ke rumah, agar segera melapor ke pihak berwajib.

“Kami imbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Ini penting untuk membantu proses identifikasi,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai identitas kerangka tersebut. Polsek Labuan Badas berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan melibatkan tim identifikasi jika diperlukan.

Penemuan kerangka manusia di Pulau Moyo ini menjadi perhatian serius aparat keamanan, mengingat lokasi penemuan yang cukup terpencil dan akses transportasi yang terbatas. Warga berharap agar kasus ini segera terungkap, sekaligus meminta agar patroli keamanan di wilayah pesisir ditingkatkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez