Cerdas Bersosial Media Sejak Dini, Kominfotiksandi Sumbawa Bekali Siswa Baru di MPLS 2026

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan, PENDIDIKAN - 14 Jul 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Di tengah pesatnya arus informasi digital, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfotiksandi) Kabupaten Sumbawa menggelar sosialisasi literasi digital dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Rhee, Kecamatan Rhee, Senin (13/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah setempat itu menghadirkan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Kominfotiksandi Sumbawa, Sri Wahyuni, S.E., M.M.Inov, sebagai narasumber utama. Turut mendampingi, JF Pranata Humas Ahli Muda Karman Hartono, S.E. , serta para guru dan seluruh siswa baru SMAN 1 Rhee.

Dalam paparannya, Sri Wahyuni menekankan pentingnya pemahaman etika digital sejak dini. Menurutnya, media sosial bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cerminan kepribadian penggunanya di ruang publik.

“Harapannya, dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak bisa mengetahui bagaimana cara memposting, merespons, dan mengomentari di media sosial dengan cara yang baik,” ujar Sri Wahyuni.

Sejumlah poin utama yang disampaikan kepada para pelajar baru antara lain:

Pertama, Berpikir cerdas sebelum memposting – Setiap unggahan di media sosial hendaknya dipastikan bermanfaat dan tidak merugikan pihak lain.

Kedua, Gunakan bahasa yang santun – Berinteraksi di dunia maya tetap harus menjunjung tinggi sopan santun dan saling menghargai.

Ketiga, Hormati privasi orang lain – Data pribadi, baik milik sendiri maupun orang lain, tidak boleh disebarluaskan secara sembarangan.

Keempat, Cerdas menyaring informasi – Siswa diingatkan agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. “Jangan asal percaya. Bisa saja informasi tersebut hoaks. Pastikan dulu kebenarannya dari sumber yang terpercaya,” tegasnya.

Kelima, Jadilah pembawa kebaikan – Media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, inspirasi, dan berbagi manfaat.

Melalui materi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap MPLS Ramah 2026 tidak hanya membentuk siswa yang disiplin dan berkarakter, tetapi juga cerdas dalam menggunakan teknologi. Tujuannya, melahirkan generasi Sumbawa yang mampu memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif, bukan untuk menyebarkan ujaran kebencian maupun informasi menyesatkan.

“Dengan begitu, sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah, baik di dunia nyata maupun di dunia digital,” tutup Sri Wahyuni.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sumbawa dalam memperkuat literasi digital di kalangan pelajar, sejalan dengan upaya menciptakan ekosistem digital yang sehat dan produktif di daerah.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez