Pemkab Sumbawa Akan Adakan Sayembara Penentuan Nama Masjid Kantor Bupati

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 10 Agu 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mematangkan rencana pembangunan Masjid Kantor Bupati yang representatif. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST, MT, memimpin rapat koordinasi lanjutan pembangunan masjid di lingkungan Pemda Sumbawa, Senin (10/08/2026) di Aula H. Hasan Usman, Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa.

Rapat yang dihadiri Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait atau yang mewakili, serta para Kepala Bagian di lingkungan Setda ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan rumah ibadah yang layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid pada 27 Juli 2026. Pembangunan ini dilatarbelakangi kebutuhan akan sarana ibadah yang lebih memadai, mengingat musholla yang ada selama ini sudah tidak mampu menampung jamaah, terutama saat salat Zuhur.

“Rapat hari ini merupakan tugas mulia untuk pembangunan masjid serta penyempurnaan desain awal. Desain itu sudah kita diskusikan, ada kerja sama kita dengan Yayasan Asshiddiqiyah. Sudah ada lokasi yang disiapkan,” jelas Lalu Suharmaji dalam sambutannya.

Pembangunan masjid di kompleks perkantoran pemerintah ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Sumbawa dengan Yayasan Assiddiq Al-Chairiyah. Yayasan yang telah membangun 130 masjid di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa ini berkomitmen menanggung 70 persen biaya pembangunan, sementara 30 persen sisanya berasal dari infaq ASN. Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.

Dalam rapat tersebut, Asisten II menyampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) panitia pembangunan telah resmi terbentuk. Setidaknya ada empat poin hasil rapat yang menjadi agenda prioritas. Pertama, bidang teknis bangunan menjadi perhatian utama karena proses pembangunan sudah mulai berjalan. Kedua, administrasi dan arsip terkait kelengkapan dokumen bangunan harus segera diselesaikan. Ketiga, akan diadakan sayembara penentuan nama masjid dengan mekanisme yang akan dilaporkan lebih lanjut. Keempat, rapat hari ini menjadi awal bagi bidang-bidang dalam kepanitiaan untuk melakukan rapat lanjutan guna pematangan rencana.

“Dalam dua minggu ke depan akan diadakan rapat kembali untuk pematangan,” tutup Lalu Suharmaji.

Pembangunan masjid ini tidak hanya bertujuan menyediakan fasilitas ibadah yang nyaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karakter dan spiritual aparatur sebagai fondasi dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Lokasi masjid yang strategis di depan Kantor Bapperida juga mengandung makna filosofis bahwa setiap aktivitas pemerintahan harus senantiasa berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

Dengan rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh proses pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat waktu, sehingga masjid yang representatif ini dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez