Fraksi PAN DPRD Sumbawa Desak APBD-P 2026 Fokus Efektivitas dan Persiapan SDM Hadapi Tambang

3 menit membaca
Sahril
POLITIK - 23 Sep 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Rapat Paripurna Ke-II dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Rabu (23/09/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Pimpinan Sidang Gitta Liesbano, S.H., M.Kn., didampingi Wakil Ketua DPRD Zulfikar Demitri, S.H., M.H. Turut hadir Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Dr. H. Budi Prasetyo, jajaran Forkopimda, para pimpinan SKPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap postur Perubahan APBD 2026. Pemandangan umum fraksi disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PAN yang juga Penasihat Fraksi, Syamsul Hidayat, S.E., M.Si.

Fraksi PAN menyetujui Raperda Perubahan APBD TA 2026 untuk dibahas ke tahap selanjutnya, namun memberikan sejumlah penekanan penting. Salah satunya terkait evaluasi postur anggaran.

“Fraksi PAN mencatat peningkatan target pendapatan daerah sebesar Rp45,83 miliar menjadi Rp1,94 triliun. Namun, belanja daerah melonjak signifikan sebesar Rp224,51 miliar atau naik 11,70 persen menjadi Rp2,14 triliun. Peningkatan ini harus diimbangi dengan efektivitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran, bukan sekadar penyesuaian administratif,” ujar Syamsul Hidayat.

Ia juga mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui tata kelola aset serta pelayanan retribusi dan pajak tanpa membebani masyarakat. Terkait penerimaan dividen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sebesar Rp8,94 miliar pada pos Lain-Lain Pendapatan yang Sah, PAN meminta agar realisasinya diarahkan secara transparan untuk penguatan pelayanan publik.

Fraksi PAN juga menyoroti lonjakan belanja modal yang mencapai 103,12 persen, dari Rp50,36 miliar menjadi Rp102,28 miliar. Menurut PAN, belanja modal tersebut harus diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur dasar, konektivitas wilayah, dan sarana publik yang berdampak langsung pada produktivitas warga.

Tidak hanya itu, penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp201,68 miliar dalam pembiayaan daerah diminta dikelola secara cermat, terukur, dan fokus pada program prioritas.

Persiapan SDM Lokal Menuju Masa Konstruksi PT AMNT

Salah satu sorotan utama Fraksi PAN adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal. Fraksi PAN mendesak Pemerintah Daerah melakukan langkah konkret sejak 2026 hingga 2027 untuk memetakan, melatih, dan menyertifikasi tenaga kerja lokal Sumbawa.

“Hal ini penting agar putra-putri daerah tidak menjadi penonton saat PT AMNT memasuki masa konstruksi pada 2027 dan masa produksi pada 2031,” tegas Syamsul Hidayat.

Adapun susunan Keanggotaan Fraksi PAN DPRD Sumbawa terdiri dari Penasihat/Anggota: Syamsul Hidayat, S.E., M.Si., Ketua/Anggota: Ida Rahayu, S.AP., Sekretaris/Anggota: H. Rusdi, dan Bendahara/Anggota: Marliaten.

Melalui slogan “PAN Wajah Baru Menuju HaraPAN Baru”, Fraksi PAN berharap sinergi legislatif dan eksekutif dapat terus diperkuat agar setiap rupiah dalam Perubahan APBD 2026 benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (Ril)

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez