DPRD Sumbawa Didatangi DPRD KSB Studi Banding, Bahas Strategi Penguatan APBD-P 2025

3 menit membaca
Sahril
POLITIK - 13 Agu 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan kunjungan kerja dan studi banding ke DPRD Kabupaten Sumbawa, Rabu (13/08/2025). Rombongan diterima langsung oleh pimpinan DPRD Sumbawa di Ruang Ketua DPRD setempat.

Sinergi Legislatif untuk Penyusunan APBD yang Lebih Akurat

Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua DPRD KSB beserta Wakil Ketua, bertujuan untuk mempelajari mekanisme dan strategi pembahasan APBD Perubahan yang telah dijalankan DPRD Sumbawa. “Kami ingin belajar dari pengalaman DPRD Sumbawa, terutama dalam hal penguatan analisis anggaran dan pengawasan pelaksanaannya,” ujar Ketua DPRD KSB dalam sambutannya.

Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, menyambut baik kedatangan rombongan. “Ini momentum penting untuk saling berbagi pengetahuan, terutama dalam menyusun APBD yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Nanang.

Fokus pada Efisiensi dan Prioritas Pembangunan

Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, H.M Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, memaparkan beberapa kunci sukses dalam pembahasan APBD Perubahan. “Penting untuk memastikan setiap alokasi anggaran memiliki dasar yang kuat, baik secara teknis maupun regulasi. Kami juga melakukan penajaman program prioritas, seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Sumbawa, Gitta Liesbano, SH., M.Kn, menekankan perlunya kolaborasi dengan eksekutif. “Koordinasi intensif dengan Pemda sangat menentukan keberhasilan penyusunan APBD. Kami juga melibatkan masyarakat melalui musrenbang untuk memastikan aspirasi terakomodir,” ungkap Gitta.

Strategi Pengawasan dan Evaluasi

Ketua DPRD KSB, Kaharuddin Umar mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil DPRD Sumbawa, terutama dalam hal pengawasan. “Kami tertarik dengan mekanisme evaluasi triwulanan yang diterapkan di sini. Ini bisa menjadi model untuk memastikan APBD benar-benar berdampak pada masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD KSB menambahkan, “Kami juga ingin memperkuat fungsi fraksi dalam pembahasan anggaran, termasuk kemampuan analisis anggaran berbasis kinerja.”

Komitmen untuk Pembelajaran Bersama

Kunjungan ini tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi juga akan ditindaklanjuti dengan kerja sama teknis antara kedua DPRD. “Kami siap berbagi data dan pengalaman, termasuk template analisis anggaran yang kami gunakan,” ujar Nanang.

Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk membangun komunikasi rutin guna memperkuat kapasitas kelembagaan. “Ini baru awal. Ke depan, kami berharap bisa melakukan pertukaran pengetahuan secara lebih intensif,” tutup Ketua DPRD KSB.

Studi banding ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyusunan APBD di kedua kabupaten, sehingga anggaran daerah benar-benar mampu menjawab tantangan pembangunan. “APBD bukan sekadar dokumen, tapi instrumen untuk mempercepat kesejahteraan rakyat,” tegas Nanang.

Kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus bersinergi.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez