Kolaborasi Multi Sektor Perkuat Fondasi Kesehatan Sumbawa Menuju Generasi Emas 2045

2 menit membaca
Sahril
Kesehatan, Pemerintahan - 20 Sep 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menggalang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya pertemuan strategis bertajuk ‘Kolaborasi Multi Sektor Optimalisasi Pembangunan Kesehatan Kabupaten Sumbawa’ di Hotel Grand Samota, Jumat (19/09/2025).

Acara yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD, akademisi, dan stakeholder terkait ini menekankan bahwa perencanaan kesehatan yang matang dan terintegrasi adalah kunci menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kesiapan menyambut Generasi Emas Indonesia 2045.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., hadir secara langsung memberikan arahan dan apresiasi terhadap inisiatif kolaboratif ini. Dalam pernyataannya, Sekda menegaskan bahwa keterlibatan multi sektor akan membawa dampak signifikan terhadap kualitas perencanaan pembangunan kesehatan.

“Perencanaan pembangunan kesehatan daerah dengan melibatkan multi sektor, akan menjadikan perencanaan pembangunan kesehatan kabupaten Sumbawa semakin matang dan optimal,” ujar Sekda Budi Prasetiyo.

Ia menambahkan bahwa perencanaan harus berorientasi pada hasil yang konkret. “Perencanaan dengan target yang jelas harus dipastikan bisa menghasilkan perubahan mulai dari hal mendasar dalam bidang kesehatan daerah. Sehingga, dengan pengembangan-pengembangan yang jelas disektor kesehatan, serta melibatkan multi sektor akan berdampak sangat positif pada pencapaian generasi emas Indonesia 2045,” pungkasnya.

Pendapat senada disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo, M.Si. Dalam paparannya, Dedi Heriwibowo menjelaskan peran sentral sektor kesehatan dalam menopang seluruh aspek pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sektor kesehatan sangat menentukan dan mempengaruhi sistem pembangunan yang sedang dijalankan. Sehingga, sektor kesehatan pada akhirnya secara langsung akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Bappeda juga menyertakan data krusial yang menjadi landasan perencanaan. “Penduduk kabupaten Sumbawa dalam 5 tahun terakhir mengalami pertumbuhan sebesar 1.38%. pada 2024, penduduk Kabupaten Sumbawa tercatat sebanyak 536.000 jiwa. Seluruh penduduk ini harus dipastikan sehat secara keseluruhan,” imbuhnya, menekankan tanggung jawab besar yang diemban oleh pemerintah daerah.

Kolaborasi multi sektor ini diharapkan dapat merumuskan rencana aksi yang konkret dan terukur, mencakup peningkatan akses layanan kesehatan di daerah terpencil, pencegahan stunting, penurunan angka kematian ibu dan anak, serta penguatan layanan kesehatan primer. Keterlibatan akademisi dari berbagai universitas juga dinilai penting untuk menyediakan data berbasis evidence-based research dan inovasi-inovasi di bidang kesehatan.

Dengan langkah sinergis ini, Pemkab Sumbawa bertekad membangun fondasi kesehatan yang kuat dan berkualitas, yang pada akhirnya akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan terwujudnya masyarakat Sumbawa yang sehat, produktif, dan siap menyongsong masa depan gemilang.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez