
SUMBAWA, Nuansantb.id– Bumi Perkemahan Olat Ojong, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, riuh rendah oleh semangat persaudaraan, Selasa (7 Oktober 2025). Suasana khidmat dan penuh keceriaan mewarnai pembukaan Jambore Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumbawa Tahun 2025, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafudin Jarot, MP., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang.
Dalam amanatnya di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kabupaten Sumbawa, Bupati Jarot menyampaikan kebanggaan dan optimisme yang mendalam. “Saya merasa bangga dan bahagia dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar Pramuka Sumbawa yang hari ini memulai satu kegiatan besar yang akan menjadi tonggak pembinaan generasi muda di daerah kita,” ungkapnya.
Bupati menegaskan, Jambore Cabang ini jauh lebih dari sekadar aktivitas berkemah atau perlombaan. “Ini adalah laboratorium kehidupan sejati. Di sini, kalian akan ditempa untuk memahami makna disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan solidaritas yang hakiki. Di tengah alam terbuka, kalian belajar menghargai perbedaan, bekerja dalam tim, saling menolong, dan yang terpenting, belajar mencintai dan menjaga kelestarian alam,” papar Bupati Jarot, menekankan nilai-nilai fundamental pembentuk karakter.
Jambore tahun ini memiliki makna strategis, sekaligus menjadi ajang seleksi ketat untuk memilih duta terbaik Kabupaten Sumbawa yang akan berlaga pada Jambore Nasional 2026. Bupati mengingatkan, kunci menjadi peserta terpilih bukan semata kecerdasan atau kekuatan fisik. “Yang akan terpilih mewakili Sumbawa menuju Jambore Nasional adalah mereka yang menunjukkan sikap terpuji, disiplin tinggi, dan integritas yang terjaga. Kejujuran adalah nilai tertinggi,” tegasnya.
Menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks dan serba digital, Bupati Jarot berpesan agar Gerakan Pramuka Sumbawa mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri. “Dunia yang kalian hadapi nanti penuh dengan dinamika dan disruptif. Karakter kuat, moral yang luhur, dan ketahanan mental yang dibentuk dalam setiap kegiatan kepramukaan akan menjadi tameng sekaligus bekal utama untuk tidak hanya survive, tetapi juga menjadi pemenang di masa depan,” tuturnya.
Ditambahkan Bupati, Pramuka harus tetap menjadi benteng pertahanan nilai-nilai kebajikan dan persatuan. “Pramuka harus menjadi penjaga nilai dan moral bangsa. Jiwa Pancasila yang tertanam dalam Dasa Darma harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, menjawab tantangan era digital dengan bijak dan kreatif,” pesannya sebelum menutup sambutan.
Pembukaan Jambore yang berlangsung lancar dan penuh khidmat ini diakhiri dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Jarot. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ke depan diharapkan tidak hanya melahirkan bibit-bibit unggul untuk tingkat nasional, tetapi juga mengukuhkan Pramuka Sumbawa sebagai wadah utama pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar