Reses II 2025, Anggota DPRD Sumbawa Adizul Syahabuddin Serap Aspirasi Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi

3 menit membaca
Sahril
POLITIK - 13 Nov 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adizul Syahabuddin SP., M.Si, telah melaksanakan masa Reses II Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu dan Kamis (12-13 November 2025) ini secara konsisten digelar di dua lokasi strategis, yaitu SDIT Samawa Cendekia di Labuhan Badas dan Desa Karang Dima.

Sebagai bagian dari kewajiban legislatif, reses menjadi momen krusial bagi anggota dewan untuk menyelami langsung berbagai persoalan dan harapan masyarakat. “Reses adalah jembatan resmi antara masyarakat dan lembaga legislatif. Melalui reses, kami datang, mendengar, dan mencatat secara langsung aspirasi yang akan kami perjuangkan dan kawal dalam sidang-sidang dewan serta pembahasan anggaran,” tegas Adizul Syahabuddin, menegaskan fungsi strategis dari kegiatan tersebut.

Di titik pertama, SDIT Samawa Cendekia, fokus aspirasi yang disampaikan oleh pihak sekolah berkutat pada pemenuhan sarana dan prasarana penunjang. Dua usulan utama yang mengemuka adalah permintaan bantuan untuk pembangunan lapangan futsal dan bulu tangkis guna mendukung kegiatan olahraga siswa. Selain itu, sekolah juga memohon fasilitasi untuk menunjang program Tahfidz atau Rumah Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan pembinaan karakter dan keagamaan siswa.

Sementara itu, kunjungan reses di Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, menghasilkan ragam aspirasi yang lebih kompleks, menjangkau aspek ekonomi, infrastruktur, dan kesiapsiagaan bencana.

Aspirasi dari masyarakat desa mencakup permintaan dukungan untuk pemberdayaan ekonomi ibu-ibu, khususnya untuk kelompok usaha seperti ‘bakulan’ dan bengkel. Di sektor infrastruktur, warga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan dan penanganan masalah persampahan yang selama ini mengganggu kenyamanan.

Yang tak kalah penting, masyarakat juga menyampaikan permintaan mendesak untuk pembangunan talud (dinding penahan) pengaman jalan di kawasan lereng. Talud ini dinilai krusial untuk mencegah sedimentasi tanah yang sering menutupi akses jalan, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Usulan pengadaan lampu penerangan jalan juga disampaikan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan beraktivitas pada malam hari.

Tidak hanya itu, perangkat Desa Karang Dima bersama masyarakat menyerukan pentingnya peningkatan fasilitas desa. Mereka mengajukan kebutuhan akan pembangunan Aula atau Gedung Serbaguna Desa serta perbaikan kantor desa agar dapat berfungsi optimal sebagai pusat pelayanan dan kegiatan masyarakat.

Adizul Syahabuddin, yang akrab disapa Dewan Azet, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti semua aspirasi yang telah diserap. “Seluruh aspirasi yang telah dicatat akan segera diolah menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Kami akan memperjuangkannya dalam pembahasan anggaran tahun berikutnya. Kami akan kawal serius, terutama usulan yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan dan pergerakan roda ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Dengan ditindaklanjutinya aspirasi ini, diharapkan dapat tercipta langkah nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di dua lokus reses tersebut.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez