
Jakarta, Nuansantb.id – Usai menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah se-Indonesia, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengambil langkah strategis dengan melakukan silaturahmi dan koordinasi lanjutan ke Staf Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. Pertemuan ini dilaksanakan di ruang Staf Khusus Kemendikdasmen RI, Jumat (14/11/2025), setelah Rakor yang dipimpin Menteri Abdul Mu’ti di Ice BSD Hall Tangerang.
Dalam pertemuan tersebut, Wabup Ansori tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga secara resmi menyerahkan Proposal Tindak Lanjut Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran TA 2026 Kabupaten Sumbawa. Langkah ini merupakan upaya konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa untuk mempercepat realisasi program prioritas nasional di daerahnya.
“Alhamdulillah, usai Rakor bersama Pak Menteri, kami berkesempatan silaturahmi sekaligus menyerahkan Proposal Tindak Lanjut Revitalisasi Pendidikan Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran TA 2026 Kabupaten Sumbawa,” ujar Wabup Ansori kepada media Nuansantb.
Ia menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekedar seremoni melainkan sebuah langkah penting dan strategis dalam mempersiapkan fondasi yang lebih kokoh untuk masa depan pendidikan di Sumbawa. Pertemuan lanjutan ini diharapkan dapat mempertajam arah kebijakan dan memastikan singkronisasi antara program pusat dan kebutuhan riil di daerah.
“Melalui pertemuan ini, kami mendorong peningkatan kualitas layanan belajar yang lebih modern, adaptif, dan inklusif. Semoga ikhtiar bersama ini membuka jalan bagi terwujudnya transformasi pendidikan yang berkelanjutan demi kemajuan generasi Sumbawa,” jelas Wabup Ansori dengan penuh optimisme.
Proposal yang diserahkan secara detail memuat peta kebutuhan dan rencana aksi Kabupaten Sumbawa dalam menjalankan dua program utama: Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Program revitalisasi ditujukan untuk menuntaskan ketertinggalan dalam pemenuhan prasarana pendidikan di semua jenjang, dari PAUD hingga SMA/SMK dan SLB. Sementara program digitalisasi difokuskan untuk menyiapkan infrastruktur dan konten pembelajaran digital, mewujudkan visi “Pendidikan Next Level” di era digital.
Dengan diserahkannya dokumen resmi ini, Pemkab Sumbawa secara proaktif membuka komunikasi dan kolaborasi yang lebih intensif dengan Kemendikdasmen RI. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses pengajuan, verifikasi, dan realisasi anggaran serta dukungan teknis untuk program-program pendidikan di Sumbawa pada Tahun Anggaran 2026.
Langkah taktis Wabup Ansori ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah dalam memanfaatkan momentum kebijakan nasional untuk mendorong lompatan kemajuan pendidikan, sekaligus memastikan bahwa anak-anak Sumbawa tidak tertinggal dalam menikmati pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar