
Surakarta, Nuansantb.id – Dalam sebuah upacara adat yang khidmat, Keraton Surakarta Hadiningrat menganugerahkan gelar kebangsawanan tinggi kepada seorang tokoh budaya asal Sumbawa. Yadi Surya Diputra atau akrab disapa Ustadz Suryo secara resmi dikukuhkan dengan gelar Kanjeng Raden Arya (K.R.A) Pradoto Suryanagoro oleh Sinuhun Paku Buwono XIV, pada Minggu (07/12/2025) di Sasana Handrawina, Surakarta.
Penganugerahan gelar Kanjeng Raden Arya ini merupakan penghormatan istimewa, mengingat K.R.A berada pada tingkatan tertinggi dalam struktur kepangkatan kehormatan Keraton Surakarta, setara dengan pejabat tinggi keraton sebagai Sentana Riya Inggil atau kerabat kehormatan utama.
“Gelar ini hanya diberikan kepada tokoh yang memiliki jasa besar serta kontribusi nyata terhadap pengembangan budaya Jawa,” terang seorang sumber keraton dalam kesempatan tersebut.
Penganugerahan kepada Yadi Surya Diputra diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi konkretnya dalam pelestarian dan pemajuan kebudayaan Jawa, khususnya Surakarta. Selama bertahun-tahun, Suryo aktif dan tekun menerjemahkan berbagai literatur kolonial yang memuat kajian etnografis mendalam tentang Jawa. Karya-karya terjemahannya telah menjadi rujukan akademis yang sangat berharga bagi para peneliti, sejarawan, dan pegiat budaya.
Dengan gelar ini, posisi Yadi Surya Diputra berada di atas tingkatan Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T), yang selama ini sering kali merupakan gelar kehormatan tertinggi yang diberikan kepada tokoh publik. Hierarki gelar kehormatan Keraton Surakarta diawali dari Mas Ngabehi, kemudian Raden Ngabehi, Raden Tumenggung, lalu Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T), dan kemudian Kanjeng Raden Arya (K.R.A). Tingkat di atas K.R.A hanya diperuntukkan bagi kerabat dekat raja, seperti Kanjeng Pangeran dan Kanjeng Pangeran Haryo.
Upacara yang bertepatan dengan 16 Jumadil akhir 1959 Tahun Dal tersebut dihadiri oleh para sentana keraton, abdi dalem, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Prosesi ini menegaskan komitmen Keraton Surakarta dalam memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada sosok yang memiliki pengabdian luar biasa terhadap kelestarian warisan leluhur.
“Dengan penetapan gelar Kanjeng Raden Arya Pradoto Suryanagoro, beliau kini memiliki nama kebangsawanan resmi yang digunakan dalam kegiatan adat serta upacara keraton,” jelas pihak keraton.
Penganugerahan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Yadi Surya Diputra sebagai tokoh budaya yang diakui, tetapi juga memperkuat jembatan budaya antara Sumbawa dan Surakarta, menunjukkan bahwa pengabdian pada budaya nasional mendapatkan tempat terhormat di pusat-pusat peradonan Jawa.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar