
Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan ratusan unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin (H. Jarot) Jarot, M.P., secara langsung menyerahkan bantuan tersebut pada Senin (22/12/2025) siang. Dalam kesempatan itu, Jarot menegaskan komitmennya bahwa bantuan ini murni dari pemerintah dan diberikan secara cuma-cuma.
“Saya tegaskan, ini bantuan pemerintah yang gratis. Tidak boleh lagi ada kelompok tani yang menyerahkan uang kepada siapa pun dengan alasan apa pun,” tegas Bupati Jarot dengan nada tegas untuk mencegah praktik pungutan liar.
Rincian Bantuan yang Disalurkan: Hand Traktor: 203 unit, Mesin Pompa Air: 29 unit (9 unit berkapasitas 8,5 PK dan 20 unit berkapasitas 5,5 PK), Hand Sprayer: 106 unit, Alat Tanam Jagung: 70 unit, Cultivator: 2 unit.
Total bantuan yang disalurkan mencapai 410 unit alsintan, yang diharapkan dapat mengakselerasi proses pertanian mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman.
Selain larangan pungutan, Bupati juga mengingatkan dengan keras agar aset bantuan ini tidak disalahgunakan. “Alsintan ini tidak boleh berpindah tangan, apalagi digadaikan atau diperjualbelikan. Ini aset pemerintah untuk mendukung petani,” ujarnya. Pelanggaran terhadap hal ini dinilai merugikan petani lain yang membutuhkan.
Untuk memastikan keberlangsungan dan kebermanfaatan bantuan, Bupati Jarot meminta para penerima untuk menjaga dan merawat alsintan dengan baik. Ia juga menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa untuk melakukan pengawasan dan kontrol secara berkala.
“Saya minta Dinas Pertanian rutin memantau. Pengawasan ini penting agar bantuan digunakan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban petani, menekan biaya produksi, dan pada akhirnya meningkatkan hasil pertanian serta pendapatan petani di Kabupaten Sumbawa. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan memajukan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian.
Editor: Nuansantb

24 Des 2025
Harus ada MOU antara pemerintah dan petani penerima bantuan…. agar petani tidak menyalahgunakan…. karena hampir semua bantuan oknum klp menjualnya dan bahkan banyak di gadaikan.