Wabup Ansori Tegaskan Kerukunan Agama Kunci Sukses Pembangunan Sumbawa

3 menit membaca
Sahril

Sumbawa, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan pondasi fundamental untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Natal yang penuh kehangatan di Sekretariat Paroki Sang Penebus, Jalan Diponegoro Sumbawa Besar, Rabu (31/12/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Ansori yang hadir mewakili Pemerintah Daerah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, terutama tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), atas komitmennya menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Sumbawa.

“Secara pribadi, komunikasi dengan FKUB sudah lama terjalin dengan baik. Pemerintah daerah sangat menghargai silaturahmi dan tatap muka lintas agama ini sebagai upaya nyata menjaga persatuan kita: satu bangsa dan satu tanah air,” ujar Haji Ansori.

Menurut Wabup Ansori, nilai kerukunan dan kedamaian bukan sekadar slogan, melainkan fondasi nyata yang membuat kehidupan bermasyarakat terasa indah. Ia menekankan dengan tegas bahwa pembangunan infrastruktur dan ekonomi tidak akan mencapai hasil optimal tanpa landasan kerukunan yang kuat.

“Untuk membangun Sumbawa, kuncinya adalah kerukunan. Jika masyarakat hidup rukun dan damai, maka seluruh program pembangunan, dari yang terkecil hingga terbesar, akan lebih mudah dijalankan dan dirasakan hasilnya oleh semua kalangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Ansori memaparkan bahwa kerukunan menjadi prasyarat penting dalam menarik investasi dan menciptakan iklim kondusif bagi kemajuan daerah. “Tidak ada investor yang mau datang ke daerah yang rawan konflik. Sebaliknya, kedamaian dan toleransi adalah magnet bagi kemajuan,” tambahnya.

Gerakan Hijau Lestari Sambut HUT ke-67

Pada kesempatan yang sama, Wabup Ansori juga menggaungkan komitmen pemerintah dalam program Gerakan Penghijauan Hijau Lestari. Program yang difokuskan di wilayah Kecamatan Sumbawa dan sekitarnya ini merupakan bagian integral dari Gerakan Sumbawa Unggul, sekaligus rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke-67 pada 22 Januari 2026.

“Kami memiliki rencana konkret untuk menata lingkungan kota, salah satunya dengan menghadirkan pot-pot bunga di sepanjang trotoar. Ini bukan hanya untuk memperindah wajah kota, tetapi juga menciptakan ruang publik yang nyaman dan asri bagi masyarakat,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program penghijauan ini akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertugas melakukan pengawasan dan perawatan secara berkelanjutan. “Ini adalah gerakan bersama. Mari kita wujudkan Sumbawa yang lebih hijau, sebagai cerminan daerah yang maju dan berbudaya,” ajak Haji Ansori.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini turut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Sumbawa, perwakilan Forkompimda, Ketua Forum Komunikasi Lintas Etnis (FKLE), pengurus FKUB, serta sejumlah tokoh masyarakat lintas agama.

Kehadiran Wabup Ansori dalam perayaan Natal ini menjadi simbol nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan beragama. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan Sumbawa yang inklusif, di mana kemajuan material dan infrastruktur berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai sosial, toleransi, dan kelestarian lingkungan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez