Api Ludeskan 3 Rumah Panggung dan 5 Unit Terdampak di Pemangong Sumbawa

2 menit membaca
Sahril
Headline News, PERISTIWA - 12 Apr 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Musibah kebakaran menghanguskan tiga unit rumah panggung dan merusak lima unit bangunan lainnya di Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, pada Sabtu (11/04/2026) sore hingga malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 Wita. Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Pos Lenangguar segera menerima laporan dari warga setempat. Hanya dalam waktu tujuh menit, tepatnya pukul 17.07 Wita, satu unit mobil fire truck dikerahkan dan pasukan tiba di lokasi. Tim dibantu warga setempat langsung berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membakar rumah-rumah berbahan kayu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa tiga rumah panggung dilalap api hingga 100 persen. “Rumah milik Muhammad MT (5 jiwa), Siti Sawiyah (2 jiwa), serta Maryam atau Hasbullah (2 jiwa) habis terbakar beserta seluruh isinya,” ujarnya.

Selain itu, lima unit rumah terdampak parah akibat sambaran api. Rumah-rumah tersebut milik A. Kadir AW, Supardi, Lukmansyah, Janariah, serta gedung PAUD Sultan Hasanuddin. Meski tidak hangus total, bangunan-bangunan itu mengalami kerusakan pada lesplang atap, kusen jendela, dan pintu.

“Api dengan cepat membakar habis rumah yang semua materialnya terbuat dari kayu karena rumah panggung. Beberapa rumah terdampak ada yang terbuat dari rumah batu, sehingga kerusakan tidak sepenuhnya hangus,” jelas Kadis Sahabuddin.

Berkat kesigapan anggota Disdamkartan dan partisipasi aktif warga, api berhasil dijinakkan dan tidak meluas ke rumah terdampak serta lingkungan sekitarnya. Proses pemadaman berlangsung selama tiga jam lebih. Api dinyatakan padam pada pukul 20.07 Wita dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Seluruh personel kemudian kembali ke posko pada pukul 20.20 Wita.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di salah satu rumah korban. “Kami masih menunggu hasil olah TKP dari pihak berwenang,” tambah Sahabuddin.

Tim yang terlibat dalam penanganan musibah ini antara lain Komandan Regu 1 Zona Lenangguar, anggota Regu 1 Zona Lenangguar, Kepala Desa Lenangguar, Kepala Dusun Lenangguar, petugas PLN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh warga masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa saat terjadi kebakaran. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik rumah, terutama bagi bangunan berbahan kayu yang rawan terbakar,” pungkas H. Sahabuddin.

Warga yang rumahnya habis terbakar saat ini mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Pemerintah desa bersama instansi terkait tengah mendata kebutuhan mendesak para korban untuk segera diberikan bantuan darurat.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez