
Jakarta, Nuansantb.id – Kabupaten Sumbawa resmi mencatatkan tonggak penting dalam persiapan implementasi Program Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas nasional yang diamanatkan melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Dokumen Readiness Criteria yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dinyatakan clean & clear oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), menandakan seluruh persyaratan administratif dan teknis telah terpenuhi secara lengkap sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kepastian tersebut diperoleh dalam rapat koordinasi di Kementerian Pekerjaan Umum yang membahas penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) serta Pra-Penelitian Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027. Agenda strategis tersebut juga dimanfaatkan untuk pemutakhiran Dokumen Readiness Criteria Program Sekolah Rakyat Tahap II dan III untuk kawasan timur Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah pusat menegaskan bahwa dokumen Readiness Criteria yang berstatus clean & clear merupakan salah satu prasyarat penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengaktualisasikan program prioritas nasional.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang secara langsung menghadiri rapat koordinasi di Kementerian PU, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
“Alhamdulillah, dokumen Readiness Criteria Kabupaten Sumbawa telah dinyatakan clean & clear. Ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung percepatan pembangunan sektor pendidikan melalui Program Sekolah Rakyat,” ujar Bupati Jarot dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (01/07/2026).
Bupati juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan tim teknis yang telah bekerja penuh dedikasi hingga proses pemutakhiran dokumen dapat diselesaikan dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi penerus di Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang sebagai sekolah unggulan dengan fasilitas lengkap, mulai dari asrama, laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, dapur, ruang makan, hingga lapangan olahraga. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dengan sistem berasrama dan kurikulum berbasis karakter, bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Pemerintah menargetkan pembangunan 100 sekolah baru setiap tahun hingga mencapai total 500 titik pada tahun 2029.
Untuk mendukung program prioritas ini, Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran sebesar Rp31,53 triliun dari total pagu indikatif Rp98,47 triliun untuk bidang Prasarana Strategis guna mendukung pembangunan Sekolah Rakyat, rehabilitasi sekolah keagamaan, dan penanganan prasarana umum pascabencana.
Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan administratif dan teknis tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa dinilai telah berada dalam posisi yang lebih siap untuk melanjutkan tahapan implementasi Program Sekolah Rakyat sesuai jadwal dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen kuat Kabupaten Sumbawa dalam mendukung percepatan pembangunan sektor pendidikan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar