
Sumbawa, Nuansantb.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis di daerah.
Orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa itu meninjau langsung dua proyek prioritas, yakni persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Labuhan Badas dan progres pengerjaan jalan menuju Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes.
Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Kadis Kominfotiksandi serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya, Selasa (18/08/2026).
Di lokasi pertama, Bupati Jarot menegaskan bahwa persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Labuhan Badas terus berjalan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat. Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu atau rentan.
Proyek pendidikan berkonsep terpadu ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp200 miliar yang seluruhnya dibiayai oleh pemerintah pusat.
“Alhamdulillah hari ini kita melihat persiapan menyambut pembangunan Sekolah Rakyat. Seperti apa yang menjadi persyaratan, kontribusi pemerintah daerah dalam menunjang pembangunannya kita membangun sumur bor,” ujar Bupati Jarot di sela-sela kegiatan peninjauan.
Dijelaskan Bupati, saat ini pengeboran sumur bor sebagai sumber air bersih telah mencapai kedalaman 45 meter dari target 100 meter dan terus berjalan. Sementara itu, akses jalan menuju lokasi sekolah sepanjang sekitar 200 meter juga sedang dalam tahap pengerjaan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan lahan seluas 21 hektar di Labuhan Badas untuk pembangunan sekolah ini. Bahkan, daerah siap apabila Sekolah Rakyat nantinya dirancang untuk menampung sekitar 2.000 hingga 3.000 peserta didik. Program ini akan menyelenggarakan layanan pendidikan secara terpadu mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Lebih dari itu, proses sudah berjalan lancar dan insya Allah seluruh persyaratan Sekolah Rakyat sudah clear dan clean. Status kepemilikan lahan dan dokumen lingkungan sudah dipastikan memenuhi ketentuan. Tinggal tender dan pembangunan diperkirakan tahun 2026 ini,” tegas Bupati yang akrab disapa H. Jarot itu.
Pada agenda kedua, Bupati bersama rombongan meninjau progres pembangunan jalan menuju Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes. Proyek infrastruktur ini dibantu melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Amman Mineral senilai lebih dari Rp13 miliar dengan panjang lebih dari 3 kilometer. Keberadaan Batalyon TNI di kawasan tersebut menjadikan akses jalan yang memadai sebagai kebutuhan mendesak, mengingat kawasan ini diproyeksikan akan berkembang menjadi pusat ekonomi baru.
“Alhamdulillah sekarang sudah pemerataan dan sudah pemadatan, tinggal dilanjutkan dengan pengaspalan. Progresnya cukup bagus,” ungkap Bupati Jarot.
Bupati berharap dukungan infrastruktur jalan dan Sekolah Rakyat ini dapat mempercepat pemerataan akses pendidikan dan konektivitas bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Ia juga menekankan bahwa pembangunan Sumbawa hanya bisa berjalan melalui kolaborasi lintas sektor dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Dengan dua proyek strategis yang terus menunjukkan progres positif ini, Kabupaten Sumbawa semakin mantap melangkah menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar