
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia ke-71 dengan tema Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju, IBI Kabupaten Sumbawa menggelar Bakti Sosial sekaligus dirangkaikan dengan senam bersama ibu hamil di Taman Mangga Sumbawa, Jum’at (03/06/2022).
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sumbawa Hj. Nur Atika, S.ST,. M.M Inov,. kepada media ini mengatakan, menyambut HUT IBI ke-71 ini, rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 18 April 2022 dengan mengadakan pelayanan KB serentak di seruluh kecamatan, dimana IBI Sumbawa memilik 18 ranting di tingkat kecamatan.
Kemudian, IBI juga menggelar imunisasi serentak dalam rangka hari imunisasi anak nasional dan hari ini senam bersama ibu hamil, selanjut siarah kubur mengenang jasa para Bidan yang telah mendahului. Ada 14 Bidan yang telah meninggal dunia.
“Kita juga akan anjang sana ke rumah sesepuh Bidan. Ada sekitar 15 Bidan yang sudah sepuh, tidak lagi aktif karena telah usia. Tanggal 16 Juni ini, IBI juga menggelar Seminar dengan tema Peran Bidan dalam menurunkan angka stanting di Kabupaten Sumbawa dengan peserta seluruh Bidan anggota IBI berjumlah 1001 orang,” ujarnya.
Adapun yang ingin diraih oleh Bidan di HUT ke-71 ini, sesuai dengan Undang-undang Kebidanan tahun nomor 04 tahun 2019 dimana bila Bidan ingin berpraktek harus S1 Kebidanan dan profesi sementara di Sumbawa angka Bidan yang D3 ada 90 persen dan hanya 10 persen yang sudah S1.
“Inilah tantangan kita untuk meningkatkan kompetensi para Bidan Sumbawa selain melalui non formal dengan mengadakan pelatihan-pelatihan. Kita juga lagi berjuang bagaimana supaya teman-teman bisa melanjutkan sekolah keluar karena S1 Kebidanan belum ada lembaganya di Sumbawa,” jelasnya.
Semoga pemerintah daerah dapat memberikan ijin melanjutkan pendidikan bagi para Bidan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau tugas dan juga dapat menjadikan Bidan Sumbawa sebagai PNS melalui P3K.
Harapan untuk para Bidan khususnya Bidan Sumbawa agar profesional dalam bertugas harus memilik tiga hal diantaranya : Harus memiliki kecerdasan, kemudian harus terampil dan ketiga bekerja menggunakan hati.
“Tiga H ini harus dimiliki oleh Bidan dalam menjalani tugas. Apabila ketiga ini telah dimiliki maka Bidan tersebut adalah Bidan Profesional,” pungkasnya.
Sebelumnya Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Hasan Basri, MM,. mengucapkan selamat Hari Bidan Indonesia ke-71. Semoga para Bidan terus mengawal kesehatan keluarga dengan layanan holistik dan berkesinambungan demi mewujudkan generasi berkualitas yang diharapkan daerah dan Bangsa.
Parameter pemerintah dalam mengukur tingkat kemampuan daerah yaitu melalui Indek Pembangunan Daerah (IPM), salah satunya bidang kesehatan.
Ibu hamil dan melahirkan merupakan langkah awal dari proses kesehatan setiap ibu bangsa. Sepanjang siklus kehidupan, harus dikawal oleh Bidan dengan paripurna. Begitu juga sejak persiapan pernikahan, dimulai dari remaj dalam program PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja) yang berusaha menyiapkan remaja agar siap memasuki gerbang pernikahan.
Kemudian setelah menikah, sang remaja siap menjadi ibu dan ayah. Memiliki keturunan yang sehat, cerdas dan selanjutnya menjadi orang yang sukses untuk anak-anaknya, begitu juga setelah menjadi Lansia.
“Selaku pimpinan daerah mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Bhakti Sosial yang diadakan oleh IBI Sumbawa yang salah satunya meningkatkan kesehatan serta kebugaran ibu hamil agar mampu melahirkan anak yang sehat dan cerdas,” jelas Bupati.
Untuk seluruh Bidan yang ada di Kabupaten Sumbawa, dimomen HUT IBI ke-71 ini diharapkan agar terus meningkatkan kualitas diri, terus berjuang meningkatkan kualitas ibu dan serta dapat berjuang menurunkan AKI dan AKB (Akino dan Abano).
“Mari kita dukung upaya yang dilakukan oleh IBI dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, agar kelak anak-anak kita menjadi sehat, cerdas dan membanggakan daerah. Teruslah berkiprah untuk kesehat wanita dan bangsa Indonesia,” pungkas Bupati, (Nuansa/*)

Tidak ada komentar