
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa meminta pemerintah daerah dapat memperhatikan Musium Daerah dengan memberi perhatian dan dukungan anggaran yang cukup untuk pengelolaan.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumbawa melalui Juru bicara, Saripuddin, S.Pd,. pada sidang paripurna terkait LKPJ Bupati Sumbawa, yang dihadiri langsung Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany, M.Pd,.
Saripuddin, dalam laporan Pansus menilai, pengelolaan Museum Daerah kurang maksimal. Ini disebabkan oleh minimnya dukungan anggaran setiap tahunnya.
“Pemerintah daerah harus memberi perhatian pada pengelolaan Museum Daerah. Alokasikan anggaran yang cukup sehingga kedepan Museum Daerah menjadi lebih baik,” ujar politisi Gerindra ini.
Menurutnya, keberadaan museum dapat menjadi pusat informasi pariwisata daerah. Karena itu pengelolaannya harus keatif serta keberadaannya harus disosialisasikan dengan lebih masif.
Sebelumnya, Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany menyatakan, Pemda akan menambah alokasi anggaran untuk pengelolaan museum pada tahun anggaran 2023. Hal ini disampaikan wakil bupati ketika membuka Pameran Temporer siswa SMP di Museum Daerah pada Pebruari lalu.
Dikatakannya, sebelumnya angka kunjungan ke museum berkisar 300 sampai 400 orang per tahun. Namun kini meningkat menjadi 4.631 atau meningkat 800 persen.
Sementara itu ditempat yang sama Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa yang membawahi UPT Museum Daerah, Sutan Syahril, S.Sos,. menyebutkan ada penambahan anggaran untuk museum sebesar Rp 1,5 miliar.
Namun anggaran tersebut sebagian besar dialokasikan untuk kegiatan pelayanan publik yang ditujukan untuk peningkatan angka kunjungan ke museum. (Nuansa/**)

Tidak ada komentar