
Sumbawa Besar, NuansaNTB.id- Sultan Sumbawa Muhammad Kaharuddin IV angkat bicara menyusul penolakan atas adanya rencana menjadikan lapangan tenis di depan Bala Kuning menjadi taman oleh Pemda Sumbawa.
Atas kondisi itu, Sultan Sumbawa menyarankan. Pertama, bahwa secara historis, Lapangan Pahlawan merupakan assets Kesultanan Sumbawa, yang menyatu dengan Istana Bala Putih (Istana Sultan Muhammad Kaharuddin III).
Sehingga urgensi utamanya, adalah mengembalikan peran historis dari berbentuk taman, menjadi lapangan (alun-akun) yang tentu saja harus ditata dengan rumput yang rapi, serta indah, dan dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan, kebudayaan, permainan anak-anak dan kegiatan lainnya.
Kedua, bahwa masalah lapangan tenis, sebaiknya posisinya tetap dulu seperti sekarang, seraya mencari tempat yang lain untuk didirikan lapangan tenis yang modern dan lengkap bersamaan dengan tempat-tempat kegiatan olahraga yang lain yang juga tentu modern dan lengkap.
Ketiga, tentang assets Kesultanan yang seyogyanya dikembalikan posisinya sebagai cultural heritage Tau Samawa, tentu bisa dilaksanakan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan, dana dan peruntukannya bagi perkembangan dan kemajuan Kota Sumbawa Besar. (*)

Tidak ada komentar