Kunker di Sumbawa, Menteri KP Tinjau Lokasi Tambak Udang Terintegrasi di Penyaring

2 menit membaca
Sahril
NASIONAL, Pemerintahan - 19 Feb 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Wakil Menteri KKP, Fahri Hamzah, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Omo, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Kamis (19/02/2025).

Kunjungan ini untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang Terintegrasi dan berdialog dengan masyarakat pemilik tambak di wilayah tersebut.

Proyek yan direncanakan mencakup lahan seluas 800 hektar ini dirancang sebagai kawasan tambak udang terintegrasi, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti pabrik pakan. Menteri Trenggono menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung proyek ini.

“Lahan ini adalah milik masyarakat, sehingga kita tidak akan mengambil alih. Kami ingin masyarakat tetap menjadi pemilik lahan dan mendapatkan manfaat langsung dari proyek ini. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati hasil dari industri dan hilirisasi yang diprogramkan pemerintah,” jelas Menteri Trenggono.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan kawasan tambak udang yang tepat akan meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah secara signifikan.

“Jika kawasan perikanan ini dikelola dengan benar dan didesain dengan baik, hasilnya akan sangat produktif, dan masyarakat akan mendapatkan manfaat jangka panjang dari stabilitas produksi serta pemasaran hasil tambak,” ujarnya.

Proyek ini memerlukan investasi sebesar Rp 4 triliun dan direncanakan menjadi salah satu proyek perikanan terbesar di wilayah Sumbawa. Menteri KKP berharap masyarakat dapat mendukung penuh pengembangan tambak udang terintegrasi ini, mengingat keberhasilan proyek bergantung pada kekompakan dan persetujuan pemilik lahan.

“Jika masyarakat tidak sepaham, maka sulit untuk membangun proyek ini. Namun, jika kita bisa menyatukan visi, proyek ini akan membawa manfaat besar, baik dari segi peningkatan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat,” tegas Menteri Trenggono.

Selain meningkatkan produktivitas sektor perikanan, proyek ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung ketahanan pangan nasional. Pemerintah optimistis bahwa tambak udang terintegrasi ini dapat menjadi salah satu proyek percontohan di Indonesia, sekaligus mengangkat potensi kelautan dan perikanan Kabupaten Sumbawa ke tingkat yang lebih tinggi. (Nuansa)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez