Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara, Upaya PKK Sumbawa Tingkatkan Kesehatan Perempuan

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan, Sosial - 22 Mei 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa melalui Pokja IV bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menggelar bakti sosial hari kedua dengan layanan deteksi dini kanker leher rahim metode IVA dan edukasi bahaya kanker payudara.

Kegiatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK 2025 ini diikuti TP PKK, GOW, dan DWP Kabupaten Sumbawa, menekankan pentingnya kewaspadaan dini untuk kesehatan perempuan, Kamis (22/05/2025).

Pencegahan Lebih Baik dari Pengobatan

Ketua Bidang IV TP PKK Sumbawa, dr. Hj. Nieta Ariyani Ikhsan Safitri, dalam sambutannya menyatakan, “Gejala kanker bervariasi tergantung organ yang terdampak. Karenanya, setiap perempuan harus aktif mengenali tanda-tandanya sejak dini.” Ia berharap ibu-ibu Sumbawa tetap sehat demi keluarga yang bahagia.

Senada, Ketua Bidang I TP PKK/GOW Sumbawa, Hj. Dra. Sudarti Mohamad Ansori, menegaskan komitmen PKK dalam mendorong kesadaran kesehatan reproduksi perempuan.

“Ini langkah konkret untuk meminimalisir risiko kanker yang menjadi ancaman serius,” ujarnya.

Sosialisasi dan Kolaborasi untuk Perempuan Sehat

Ketua Pokja IV TP PKK Sumbawa, Hj. Atika Sudirman, S.ST., M.M.Inov, memaparkan data mengkhawatirkan: kanker serviks dan payudara masih menjadi penyebab utama kematian perempuan di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Keterbatasan akses tes pap smear dan deteksi dini memperparah kondisi. Melalui bakti sosial ini, kami berkolaborasi dengan IBI untuk menjangkau lebih banyak perempuan,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi solusi bagi perempuan Sumbawa untuk mendapatkan pemeriksaan gratis, sekaligus edukasi pencegahan. “Perempuan sehat adalah pondasi keluarga kuat dan Sumbawa yang unggul,” pungkas Atika.

Bakti sosial hari kedua diikuti puluhan peserta dari tiga organisasi perempuan terkemuka di Sumbawa. PKK berharap inisiatif ini dapat diperluas ke seluruh kecamatan, mengingat tingginya angka kanker yang terdeteksi dalam stadium lanjut akibat kurangnya kesadaran. (Nuansa)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez