Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan pentingnya percepatan sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih hingga ke pelosok daerah. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan jajaran pemerintah desa dan dinas terkait di Pendopo Bupati Sumbawa, Senin (21/07/2025).
Ansori menyatakan, Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. “Koperasi ini bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi desa. Karena itu, sosialisasi harus merata, termasuk di daerah terpencil,” tegasnya.
Percepatan Sosialisasi untuk Tingkatkan Partisipasi Masyarakat
Menurut Ansori, masih ada beberapa desa yang belum memahami sepenuhnya manfaat dan mekanisme Koperasi Desa Merah Putih. Padahal, program ini dirancang untuk memperkuat modal usaha mikro, meningkatkan akses permodalan, dan mendorong produktivitas warga.
“Kami minta dinas terkait, camat, dan kepala desa bergerak cepat. Sosialisasi harus dilakukan secara masif, baik melalui pertemuan tatap muka maupun media digital,” ujarnya.
Ansori juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kelompok tani agar program ini tepat sasaran. “Sinergi antar-stakeholder kunci agar koperasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Target 100% Desa Tercover di 2025
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menargetkan seluruh desa di wilayahnya telah memiliki Koperasi Desa Merah Putih yang aktif sebelum akhir 2025. Saat ini, tercatat sekitar 70% desa sudah membentuk koperasi, namun belum semua berjalan optimal.
“Kami tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas. Koperasi harus dikelola secara profesional agar bisa bersaing dan mendongkrak kesejahteraan anggota,” jelas Ansori.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sumbawa akan menggelar pelatihan manajemen koperasi dan pendampingan intensif oleh tenaga ahli. “Kami juga akan memastikan akses permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya,” imbuhnya.
Beberapa Kepala Desa, menyambut baik upaya percepatan sosialisasi ini. “Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, warga kami bisa mengembangkan usaha kecil seperti ternak dan kerajinan tanpa terbebani bunga tinggi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Koperasi Desa Labuhan Badas, yang mengaku program ini telah membantu petani memasarkan hasil panen dengan harga lebih baik. “Ke depan, kami harap ada perluasan jaringan pemasaran hingga lintas kabupaten,” pintanya.
Wabup Ansori menengaskan, Koperasi Desa Merah Putih adalah wujud nyata komitmen Pemkab Sumbawa dalam membangun ekonomi kerakyatan. “Ini langkah konkrit untuk mengurangi kesenjangan dan menciptakan lapangan kerja di desa,” tegas Wabup.
Ia berharap, dengan sosialisasi yang masif dan dukungan semua pihak, koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan. “Kami ingin Sumbawa menjadi contoh sukses pengembangan koperasi berbasis komunitas,” pungkasnya.
Pasca rapat, Ansori langsung meninjau pelaksanaan program di Desa Unter Iwes untuk memastikan implementasi di lapangan berjalan lancar.
Editor/Pemred: Sahril Imran


![IMG_20250519_213221_copy_640x587[1]](https://nuansantb.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG_20250519_213221_copy_640x5871-148x111.png)
![IMG-20250519-WA0036_copy_640x428[1]](https://nuansantb.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250519-WA0036_copy_640x4281-148x111.jpg)




