
Sumbawa Besar, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memaparkan sejumlah terobosan penting yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa di bawah kepemimpinannya bersama Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., selama tujuh bulan terakhir. Pemaparan tersebut disampaikannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Lempeh, Jumat (05/09/2025).
Wabup Ansori mengawali sambutannya dengan rasa syukur atas berbagai capaian yang telah diraih. “Alhamdulillah, selama 7 bulan memimpin Kabupaten Sumbawa, Jarot-Ansori telah banyak melakukan terobosan baru melalui program-program prioritas yang salah satunya untuk mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakatnya sesuai visi Sumbawa Unggul Maju dan Sejahtera,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Ia kemudian merinci program-program unggulan yang menjadi fokus pemerintah daerah. Beberapa di antaranya adalah Gerakan Sholat Subuh Berjamaah, yang bertujuan menguatkan fondasi spiritual masyarakat. Program ini diperkuat dengan pemberdayaan masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan penguatan pengelolaan zakat serta infak dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Setiap rupiah yang dianggarkan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Pemerintah hadir bukan hanya di atas kertas, tapi benar-benar turun ke masyarakat,” tegas Haji Ansori, menekankan prinsip akuntabilitas dan kehadiran negara.
Di bidang pengentasan kemiskinan, Pemkab menjalankan program komprehensif mulai dari pemberian beasiswa, bedah rumah tidak layak huni, hingga dukungan permodalan dan pemasaran bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ansori juga menegaskan komitmen kuat pemerintah di sektor kesehatan dengan kebijakan pembiayaan kesehatan yang memudahkan masyarakat.
“Masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan rumah sakit, tanpa harus khawatir soal biaya. Itulah komitmen kami,” jelasnya.
Selain memaparkan program pembangunan, Wabup Ansori juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, terutama menyusul kondisi nasional pasca demonstrasi yang sempat memanas di beberapa daerah. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah bekerjasama menjaga Sumbawa tetap aman dan damai melalui komunikasi dan koordinasi yang intens antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga adat.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama semua pihak, Sumbawa tetap aman dan kondusif. Mari kita jaga bersama suasana ini,” ajaknya.
Terkait peringatan Maulid Nabi, Ansori menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan jamaah yang telah menjaga tradisi tahunan tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat hubungan segitiga emas antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat.
“Di Sumbawa, Maulid sudah menjadi bagian dari budaya dan bahkan kewajiban. Hampir setiap masjid, sekolah, dan instansi menggelar peringatan ini. Inilah bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah,” pungkasnya.
Kehadiran Wakil Bupati secara langsung dalam acara keagamaan tersebut juga menunjukkan kedekatan dan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan bersama-sama membangun Sumbawa yang lebih unggul, maju, dan sejahtera.
Editor/Pemred: Sahril Imran

Tidak ada komentar