Sumbawa Genjot Literasi, Membaca Nyaring Dijadikan Strategi Bangun Generasi Cerdas

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 10 Nov 2025

SUMBAWA, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa menjadikan kegiatan membaca nyaring (read aloud) sebagai strategi utama untuk membangun fondasi literasi yang kokoh sejak dini. Hal ini ditegaskan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Senin (10/11/2025).

Literasi yang Lebih dari Sekadar Membaca Lantang

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos, M.AP., menekankan bahwa membaca nyaring bukanlah aktivitas yang sederhana. Ia menyoroti tantangan untuk mengubah paradigma bahwa membaca nyaring sering kali hanya dipandang sebagai kegiatan membaca dengan suara keras.

“Membaca nyaring tidak hanya sekadar membaca dengan suara lantang, intonasi, atau pelafalan yang benar. Esensinya terletak pada kekuatan untuk mentransformasi dan mentransfer informasi hingga mampu membentuk pola pikir penerimanya,” jelas Budi Prasetiyo di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa.

Ia menegaskan, tanpa pemahaman ini, kegiatan membaca nyaring berisiko kehilangan “ruh”-nya dan tidak mencapai tujuan mendasar dari literasi, yaitu mencerdaskan.

Bimtek Sebagai Intervensi Membangun Fondasi

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa menggelar Bimtek Membaca Nyaring. Kegiatan ini merupakan langkah intervensi strategis yang menyasar para ujung tombak literasi di masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., dalam laporannya memaparkan tiga tujuan utama bimtek. “Pertama, mengenalkan kegiatan membaca di keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat melalui membaca nyaring bagi guru, pustakawan, pegiat literasi, dan orang tua,” ujarnya.

Lebih lanjut, tujuan kedua dan ketiga adalah untuk menumbuhkan minat baca anak sesuai usia yang dimulai dari keluarga, serta menjadikan membaca nyaring sebagai kegiatan utama pada program perpustakaan.

Mewujudkan Generasi Berpikir Baik dan Berwawasan Luas

Melalui strategi ini, Pemkab Sumbawa berambisi menciptakan dampak jangka panjang yang membentuk karakter generasi penerus. Budi Prasetiyo menyampaikan harapannya bahwa gerakan ini akan menumbuhkan kegemaran membaca.

“Dengan demikian, akan tercipta pribadi yang berpikir dengan baik, santun dalam bertutur, dan luas dalam wawasan,” tukasnya.

Dengan menyasar para pendidik dan pegiat literasi, bimtek ini diharapkan dapat menciptakan multiplier effect, di mana teknik membaca nyaring yang efektif akan sampai kepada anak-anak, menanamkan benih kecintaan pada bacaan dan membangun fondasi generasi yang cerdas dan berkarakter di Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez