Banggar DPRD Sumbawa Bersama BKAD Rapat Penyelarasan APBD-P untuk Pembangunan Berkelanjutan

3 menit membaca
Sahril
POLITIK - 29 Sep 2025

Sumbawa Besar, Nuansantb.id– Dalam komitmen mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Rapat yang membahas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai II DPRD Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (27/09/2025).

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H.M. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov, yang didampingi oleh Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry, SH., MH. Turut hadir sejumlah anggota Banggar, di antaranya Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, Syamsul Hidayat, SE, Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov, Andi Rusni, SE., M.M, Sukiman K, S.PdI, Muhammad Zain, S.IP, dan Sandi, S.Pd., M.M, serta Sekretaris DPRD H. Junaidi, S.Pt beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD, H.M. Berlian Rayes, menegaskan bahwa pembahasan Perubahan APBD 2025 ini merupakan agenda strategis untuk memastikan arah dan prioritas pembangunan daerah tepat sasaran. “Rapat hari ini kita fokuskan untuk menyelaraskan dan mengoptimalkan setiap rupiah anggaran pendapatan dan belanja daerah. Tujuannya jelas, yaitu untuk mendukung program-program pembangunan yang berkelanjutan dan secara langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Wakil Ketua III, Zulfikar Demitry. Ia menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif dalam proses penganggaran. “Kolaborasi yang baik antara DPRD, Bappeda, dan BKAD adalah kunci. Kita harus memastikan bahwa perubahan APBD ini benar-benar responsif terhadap kebutuhan nyata di lapangan dan mendorong percepatan pembangunan,” papar Zulfikar.

Secara lebih rinci, Anggota Banggar Muhammad Takdir, SE., M.M.Inov, memaparkan beberapa poin krusial yang menjadi perhatian dalam pembahasan. “Kami melakukan penajaman pada sektor-sektor prioritas, seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan tentu saja, dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi kita. Prinsipnya, anggaran harus efektif, efisien, dan memiliki dampak multiplier yang luas,” jelas Takdir.

Pembahasan berjalan dinamis dan partisipatif, dengan sejumlah anggota Banggar lainnya turut memberikan masukan. Syamsul Hidayat, SE, menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov, dan Andi Rusni, SE., M.M, mendorong agar alokasi belanja lebih difokuskan pada program yang langsung menyentuh masyarakat akar rumput.

“Kita juga perlu memperkuat program yang mendukung pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, seperti yang tertuang dalam beberapa program unggulan kita,” tambah Sukiman K, S.PdI.

Anggota lainnya, Muhammad Zain, S.IP, dan Sandi, S.Pd., M.M, menekankan aspek pengawasan. “Komitmen kami tidak hanya pada tahap perencanaan, tetapi juga pada implementasi. Transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan APBD adalah harga mati yang harus kita jaga bersama,” tegas Sandi.

Rapat ini menjadi bukti nyata komitmen DPRD Kabupaten Sumbawa untuk terus meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang baik. Dengan penyelerasan yang dilakukan melalui rapat ini, diharapkan APBD Perubahan 2025 benar-benar dapat menjadi instrumen yang tepat guna untuk memacu pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez