
Sumbawa, Nuansantb.id – Kabar gembira akhirnya datang bagi masyarakat di Kecamatan Maronge dan Labuhan Sangoro. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), secara resmi memulai pengaspalan ruas jalan poros Maronge–Labuhan Sangoro yang dinantikan, Jumat (07/11/2025). Pekerjaan ini menjadi jawaban atas harapan lama warga untuk memiliki akses jalan yang mulus dan mendukung perekonomian.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, ST., menegaskan bahwa pengerjaan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan kualitas infrastruktur dasar.
“Alhamdulillah, mulai hari ini kami eksekusi pengaspalan ruas Maronge–Labuhan Sangoro. Kami menargetkan dalam 10 hari ke depan seluruh proses pengaspalan ini sudah bisa tuntas 100 persen,” tegas Sofyan saat meninjau lokasi proyek.
Target 10 Hari dan Realisasi Harian
Untuk memastikan target 10 hari tercapai, Dinas PUPR telah menyiapkan rencana kerja yang terukur. Berdasarkan data progres harian, pada hari pertama (7 November 2025) telah berhasil dihampar 90,99 ton material Lapis Aus HRS-WC, mencakup bidang sepanjang 186 meter. Pekerjaan dimulai dari STA 4+000 dan akan bergerak secara sistematis menuju STA kecil.
“Rencana kami, produktivitas harian bisa mencapai 180 ton per hari. Dengan ritme seperti ini, target 10 hari sangat mungkin kami raih,” tambah Sofyan. Total material yang akan dihampar untuk seluruh proyek ini adalah 1.500 ton.
Dampak Langsung bagi Perekonomian Warga
Ruas sepanjang 4 kilometer ini dibiayai dengan anggaran mencapai Rp 5,8 miliar. Sofyan menjelaskan, perbaikan jalan ini bukan sekadar urusan fisik, tetapi memiliki dampak ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat.
“Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan perikanan ke pasar, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di dua kecamatan ini,” paparnya.
Sofyan juga mengimbau partisipasi aktif masyarakat. “Kami mohon dukungannya untuk bersama-sama menjaga aset publik ini. Setelah diaspal dengan baik, mari kita rawat bersama agar manfaatnya bisa bertahan lama,” pintanya.
Keberhasilan proyek strategis ini menjadi indikator penting dalam program prioritas Pemkab Sumbawa untuk terus membenahi infrastruktur jalan sepanjang tahun 2025.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar