Dukung Keadilan Sosial, Syarifah Wakili Sumbawa Rakornas DTSEN Kemensos-BPS di Jakarta

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 13 Nov 2025

Jakarta, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa turut serta dalam upaya nasional memperkuat basis data untuk program perlindungan sosial. Hal ini diwujudkan dengan keikutsertaan Kabid Linjamsos Dinas Sosial Sumbawa, Syarifah, S.Sos., M.Si., dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Hall Chasablanka, Jakarta, pada Kamis 13 November 2025.

Kegiatan kolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan Badan Pusat Statistik (BPS) ini mengusung tema besar “Statistik Untuk Keadilan Sosial”, yang dihadiri oleh sekitar 1.400 peserta dari seluruh Indonesia.

Rakornas ini menghadirkan pembicara kunci dari level tertinggi. Peserta langsung mendapat pengarahan dari Menteri Sosial RI, Gus Ipul, dan Kepala BPS RI. Kehadiran tamu istimewa, Mayor Teddy (Seskab) yang mewakili Presiden Prabowo Subianto, semakin menegaskan pentingnya komitmen pemerintah pusat dalam hal ini.

“Sebagai tamu istimewa, Mayor Teddy hadir langsung membawa salam dari Bapak Presiden kepada semua peserta. Ini merupakan bentuk perhatian serius dari pimpinan tertinggi negara terhadap pembangunan data tunggal untuk keadilan sosial,” ujar Syarifah, Kabid Linjamsos Disos Sumbawa, saat dihubungi media ini, Kamis (13/11/2025).

Kolaborasi Kemensos dan BPS untuk Akurasi Data

Rakornas DTSEN menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan percepatan dan integrasi data kemiskinan dan kesejahteraan sosial. Kolaborasi antara Kemensos selaku data user dan BPS selaku data producer diharapkan dapat menghasilkan data yang lebih akurat, terpadu, dan real-time.

“Ini adalah langkah monumental. Dengan data tunggal yang andal, bantuan sosial yang selama ini disalurkan pemerintah dapat lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu. Pada akhirnya, ini mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tidak terkecuali masyarakat Kabupaten Sumbawa,” jelas Syarifah.

Tema “Statistik Untuk Keadilan Sosial” yang diusung bukan sekadar jargon, melainkan sebuah paradigma. Data statistik yang berkualitas diyakini menjadi pilar utama dalam merancang kebijakan yang inklusif dan memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal.

Peserta yang hadir dalam rakornas tersebut merupakan perwakilan dari seluruh tingkatan. Turut hadir para pejabat eselon di lingkungan Kemensos RI, pejabat BPS Pusat, Kepala Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Kepala BPS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Keikutsertaan Syarifah dalam forum nasional ini diharapkan dapat membawa dampak positif langsung bagi peningkatan kualitas data sosial dan ekonomi di Kabupaten Sumbawa.

“Ilmu dan kebijakan strategis yang didapat dari rakornas ini akan kami implementasikan secara maksimal. Tujuannya jelas, yaitu mempertajam targeting program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan berbagai bantuan lainnya agar benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan,” pungkas Syarifah.

Dengan ditindaklanjutinya hasil rakornas ini, diharapkan akurasi data di Kabupaten Sumbawa semakin meningkat. Hal ini pada akhirnya akan mempercepat penanggulangan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan, mewujudkan keadilan sosial yang nyata bagi masyarakat Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez