
Sumbawa, Nuansantb.id – Menyikapi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, keluarga besar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Samawa Cendekia (SC) menunjukkan solidaritas dengan menggalang dan menyalurkan donasi sebesar Rp. 27.005.000.
Total sumbangan ini telah diserahkan melalui Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi NTB pada Rabu, 10 Desember 2025, untuk membantu meringankan beban para korban.
Kepala SDIT Samawa Cendekia, Ustadz Galih Trio Rahardjo, S.Pd., Gr., MM.Inov, menyampaikan apresiasi mendalam atas partisipasi seluruh guru, staf, dan wali murid. “Ini adalah wujud nyata kepedulian dan ukhuwah kita. Terima kasih atas keikhlasan dalam menyisihkan rezeki untuk saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Direktur Yayasan SIT Samawa Cendekia, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., dalam pernyataannya juga berharap bantuan ini dapat memberikan sedikit keringanan bagi para korban dan menjadi amal kebaikan yang diterima.
Donasi terkumpul dari partisipasi seluruh unit pendidikan di bawah SIT Samawa Cendekia. Berikut rinciannya:
TAAMASA (TK): Rp 5.152.000. SDIT Samawa Cendekia: Rp 14.422.000. SMPIT Samawa Cendekia: Rp 5.774.000. SMAIT Samawa Cendekia: Rp 1.657.000.
Aksi peduli dari Sumbawa ini disampaikan untuk merespons bencana besar yang terjadi di akhir November 2025. Serangkaian banjir bandang dan tanah longsor, yang dipicu oleh hujan ekstrem akibat Siklon Tropis Senyar, menerjang tiga provinsi di Sumatra.
Dampak yang sangat masif telah ditimbulkan, menjadikannya salah satu bencana alam paling mematikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Korban Jiwa dan Pengungsi (Data per 10 Desember 2025): Korban Meninggal: 967 jiwa. Korban Hilang: 262 jiwa. Warga yang Mengungsi: Lebih dari 894.000 jiwa terpaksa mengungsi.
Kondisi Darurat dan Wilayah Terisolasi
Hingga awal Desember, sejumlah wilayah masih mengalami keterisolasian parah yang menyulitkan distribusi bantuan.
Aceh: Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah masih terisolir. Di Aceh Tengah, laporan menyebutkan stok sembako masyarakat hanya cukup untuk 2-3 hari lagi dan terjadi antrean panjang serta kelangkaan BBM.
Sumatra Utara: Beberapa kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara masih sulit diakses.
Sumatra Barat: Beberapa nagari di Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan juga masih terisolasi.
Dalam situasi seperti ini, bantuan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan seperti SIT Samawa Cendekia, menjadi sangat berarti. Donasi yang disalurkan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya kolektif membangkitkan kembali saudara-saudara di Sumatra yang terdampak.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar