
Sumbawa, Nuansantb.id – Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan peninjauan langsung terhadap dua jembatan yang mengalami kerusakan di Desa Prode SP1, Kecamatan Plampang, Rabu (10/12/2025).
Kunjungan kerja ini dilakukan bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Provinsi (BPJP) Wilayah Pulau Sumbawa, Mustafa, S.T., M.T., dan perangkat daerah terkait.
Kedua jembatan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, khususnya komoditas jagung dari sentra produksi Plampang. Kerusakan yang terjadi dinilai dapat mengganggu kelancaran arus barang, terutama menjelang musim panen raya.
“Jembatan ini adalah urat nadi distribusi hasil panen masyarakat. Keamanan dan kelayakannya harus dipastikan agar tidak mengganggu roda perekonomian warga,” tegas Wabup Ansori di lokasi peninjauan.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga infrastruktur di kawasan penghasil jagung tersebut tetap prima. “Dengan peninjauan langsung ini, kami berharap proses perbaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang,” tambahnya.
Respons Cepat atas Arahan Gubernur
Sementara itu, Kepala BPJP Wilayah Pulau Sumbawa, Mustafa, menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari instruksi Gubernur NTB untuk memperhatikan pemeliharaan infrastruktur strategis di daerah.
“Kami turun ke lapangan sesuai arahan Gubernur untuk memastikan infrastruktur jalan dan jembatan tetap layak dan aman digunakan masyarakat,” jelas Mustafa.
Ia memastikan bahwa kerusakan yang ditemukan akan segera ditangani berdasarkan tingkat urgensi. “Penanganan akan kami prioritaskan agar masyarakat, khususnya petani, dapat segera merasakan dampak perbaikannya,” imbuhnya.
Dampak bagi Perekonomian Lokal
Keberadaan jembatan yang layak di Desa Prode SP1 sangat krusial bagi ratusan petani jagung di Plampang. Kerusakan yang berlarut dapat menyebabkan lonjakan biaya logistik, penundaan pengiriman, hingga penurunan kualitas hasil panen.
Dengan adanya kunjungan kerja dan komitmen perbaikan ini, diharapkan kelancaran distribusi hasil pertanian dari sentra jagung Plampang dapat tetap terjaga. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumbawa.
Tindak lanjut teknis dan pendanaan perbaikan jembatan tersebut kini menjadi perhatian BPJP dan OPD terkait untuk segera direalisasikan.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar