Wabup Ansori: Persatuan dan Pemanfaatan Potensi Lokal Kunci Kemakmuran Desa

2 menit membaca
Sahril
Desa, Pemerintahan - 28 Agu 2025

LSumbawa Besar, Nuansantb.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong merupakan fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera.

Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri tasyakuran HUT RI ke-80 sekaligus Hari Jadi ke-47 Dusun Sinar Jaya, di Desa Sepayung, Kecamatan Plampang, Rabu (27/08/2025).

Acara yang telah menjadi tradisi tahunan warga tersebut berlangsung khidmat, diisi dengan doa bersama, syukuran, dan pemberian penghargaan kepada delapan tokoh pendiri dusun. Kehadiran Wabup Ansori dalam acara warga ini menjadi simbol apresiasi pemerintah terhadap sejarah dan tradisi lokal.

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menyoroti pentingnya melestarikan acara semacam ini. “Acara seperti ini harus terus dilestarikan karena mampu mempererat persaudaraan dan menjaga kekompakan masyarakat. Di tengah keberagaman suku dan budaya, persatuan dan kerukunan adalah kunci,” tegasnya.

Lebih dari sekadar menjaga tradisi, Wabup juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak meninggalkan desa. Sebaliknya, ia mendorong agar pemuda menjadi pelopor pembangunan dengan memaksimalkan potensi lokal.

“Jangan meninggalkan desa. Justru desa harus menjadi pusat perputaran ekonomi. Manfaatkanlah segala potensi di bidang pertanian, peternakan, perikanan, hingga koperasi. Dengan begitu, masyarakat akan semakin mandiri dan berdaya,” papar Haji Ansori. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa berkomitmen penuh mendukung terwujudnya desa mandiri melalui penguatan koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sebelumnya, Ketua Panitia acara, Herman Wahid, menyampaikan bahwa perayaan ini adalah bentuk pelestarian adat dan rasa syukur atas perkembangan dusun. “Dari delapan orang pendiri pada 1980, kini Sinar Jaya telah berkembang menjadi dusun yang dihuni ribuan warga. Tradisi ini adalah wujud syukur sekaligus upaya menjaga kekompakan yang telah dibangun para pendahulu,” ujar Herman.

Sementara itu, Kepala Desa Sepayung, Syahabuddin, menyampaikan harapan dan aspirasi masyarakatnya di hadapan Wabup Ansori. Ia meminta perhatian lebih pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir di wilayahnya.

“Kami sangat berharap jalan menuju Buin Dare bisa segera diperkeras. Begitu juga dengan normalisasi sungai untuk mengatasi banjir yang kerap merugikan warga,” pintanya.

Pada puncak acara, Wabup Ansori secara simbolis menyerahkan cinderamata kepada para tokoh pendiri Dusun Sinar Jaya sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan mereka. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng, simbol rasa syukur dan harapan untuk kemakmuran dusun ke depannya.

Editor/Pemred: Sahril Imran

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez