Dari Ecobrick ke Podium Juara: SDN Selang Cetak Sejarah, Pimpin Dominasi Sumbawa di Adiwiyata Provinsi 2025

3 menit membaca
Sahril
Headline News, PENDIDIKAN - 15 Des 2025

Sumbawa, Nuansantb.id — Kabupaten Sumbawa mencatatkan dominasi gemilang dalam penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk tahun 2025. Dari tujuh sekolah yang ditetapkan, enam di antaranya berasal dari Kabupaten Sumbawa, menjadikan momen ini sebagai kado akhir tahun terindah bagi dunia pendidikan daerah.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Dinda Damayanti, SE., M.IP., dalam Kemah dan Pergelaran Budaya sekaligus penanaman pohon dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun NTB ke-67. Penyerahan simbolis ini mengukuhkan komitmen daerah dalam mencetak generasi peduli lingkungan.

Dominasi Prestasi dari Sumbawa

Berikut adalah daftar keenam sekolah dari Kabupaten Sumbawa yang meraih predikat bergengsi tersebut:

SDN Selang, Kecamatan Unter Iwes, SDN 14, Kecamatan Sumbawa, SDN 1 Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, SMPN 1 Labuhan Badas, SMPN 1 Utan, SMAN 1 Sumbawa

Satu sekolah peraih lainnya berasal dari SDN 1 Jembatan Kembar, Lombok Barat.

Inovasi “SaPa Bu Eco” yang Mengubah Sampah Jadi Prestasi

Di balik torehan prestasi SDN Selang terdapat kisah inspiratif dan inovasi nyata. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Abdul Azis, S.Pd., sekolah yang terletak di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes ini, berjuang dari keterbatasan, termasuk akses internet yang sulit.

Melalui gerakan “SaPa Bu Eco” (Sampah Plastik Membuat Ecobrick) yang digagas Abdul Azis, sekolah secara konsisten mengajak siswa, guru, dan orang tua mendaur ulang sampah plastik. Hasilnya, sejak Juli 2024 hingga November 2025, program ini telah mengurangi lebih dari 1,6 ton sampah plastik.

“Ini bukan sesuatu yang instan. Kuncinya adalah konsistensi, teladan, dan kolaborasi,” tegas Abdul Azis, Ahad (14/12/2025) yang bahkan pernah rela tinggal di sekolah untuk lebih dekat dengan siswa dan warga. Ecobrick yang dihasilkan kemudian disulap menjadi bangku literasi, sofa, kursi, dan spot selfie yang menghiasi sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang kreatif sekaligus sarat edukasi lingkungan.

Menuju Target Nasional 2026

Pencapaian tingkat provinsi ini bukanlah garis akhir. Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Abdul Azis menyatakan kesiapan sekolahnya untuk melangkah lebih jauh. “Apa yang kita raih hari ini berawal dari niat dan kesungguhan hati. Kami mengapresiasi semua pihak yang mendukung dan siap untuk menuju calon Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2026,” ujarnya penuh tekad.

Perjalanan ini juga telah mengantarkan SDN Selang masuk dalam 20 besar EcoYouth Challenge 2025 yang diselenggarakan Lembaga Lingkara dan mengikuti Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kabupaten. Upaya tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang sebelumnya telah mempersiapkan sejumlah sekolah untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Inspirasi bagi Seluruh Sekolah

Abdul Azis berharap prestasi ini dapat memotivasi sekolah-sekolah lain. “Sekolah hijau dan bersih adalah impian kita semua. Mari bersama dimulai dari sekarang. Semoga sekolah-sekolah lain ikut termotivasi,” ajaknya.

Dominasi Sumbawa dalam Adiwiyata Provinsi 2025 membuktikan bahwa pendidikan lingkungan yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh komunitas sekolah dapat menghasilkan dampak nyata, tidak hanya bagi ekosistem sekolah tetapi juga bagi prestasi daerah. Masyarakat kini menantikan kiprah keenam sekolah ini, terutama SDN Selang, dalam mengejar gelar nasional tahun depan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez