
Sumbawa, Nuansantb.id – Upaya membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana mendapatkan momentum penting melalui pelatihan intensif dan revitalisasi kelembagaan Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) di Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (11-12/02/2026), di Aula Desa Kukin ini diikuti puluhan warga dari berbagai unsur, menandai komitmen kolektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Pelatihan yang merupakan hasil sinergi multipihak, melibatkan Konsensi, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BNPB, BPBD Kabupaten Sumbawa, dengan dukungan Pemerintah Australia, ini berfokus pada penguatan kapasitas warga dan kelembagaan TSBD sebagai garda terdepan penanggulangan bencana di tingkat desa.
Dr. Rusdianto Ar, Kabid II Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, menekankan paradigma mendasar dalam pengurangan risiko bencana. “Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Masyarakat harus tanggap dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana yang paling efektif dan berkelanjutan,” tegas Rusdianto dalam paparannya.
Ia menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya tentang respons saat darurat, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pencegahan dimulai dari perilaku sehari-hari yang ramah lingkungan. “TSBD yang kuat harus menjadi motor penggerak edukasi ini di tengah masyarakat,” tambahnya.
Selain materi kelembagaan, peserta mendapat pembekalan praktis dan simulasi penyelamatan diri dari tiga ancaman bencana yang potensial: banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Instruktur memaparkan langkah-langkah kritis, seperti segera menuju tempat tinggi dan mematikan listrik saat banjir, berlindung di bawah meja dan menjauhi kaca saat gempa, serta menggunakan kain basah dan merayap di lantai jika terjebak asap kebakaran.
“Kesiapan bukan hanya teori, tetapi tentang membentuk refleks yang benar. Memiliki tas siaga berisi dokumen penting, air, dan obat-obatan harus menjadi kebiasaan,” jelas Rusdianto menekankan pentingnya tindakan preventif personal.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga. Mereka berharap pelatihan serupa dapat berkelanjutan untuk mempertajam kemampuan dan koordinasi. Penguatan TSBD Kukin diharapkan dapat menciptakan sistem peringatan dini dan respons darurat yang lebih cepat, terpadu, dan efektif, sehingga mengurangi dampak bila bencana benar-benar terjadi.
“Dengan kapasitas yang meningkat, kami berharap TSBD Kukin tidak hanya siap siaga, tetapi juga mampu menginisiasi aksi-aksi pencegahan berbasis kearifan lokal dan kelestarian alam, sesuai pesan yang disampaikan Dr. Rusdianto,” tutup salah seorang panitia kegiatan.
Revitalisasi TSBD Desa Kukin ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat yang tidak hanya tanggap, tetapi juga tangguh, mengedepankan harmonisasi dengan alam sebagai pondasi utama keselamatan bersama.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar