Bupati Sumbawa Buka Pelatihan Juru Sembelih, Pastikan Kualitas Daging Halal dan Higienis

2 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 12 Des 2025

Sumbawa, Nuansantb.id – Guna menjamin keamanan pangan dan kualitas produk daging halal yang dikonsumsi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi membuka Pelatihan Juru Sembelih Hewan (Juleha) Tahun 2025.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, di Aula Hotel Transit Sumbawa, Kamis (11/12/2025), diikuti oleh 12 peserta terpilih dari berbagai kecamatan.

Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa kompetensi juru sembelih merupakan ujung tombak dalam menjamin mutu pangan asal hewan. Ia menyoroti dampak luas dari proses penyembelihan yang tidak sesuai standar.

“Penyembelihan yang tidak tepat bukan hanya mempengaruhi kualitas daging, tetapi juga menyangkut aspek keamanan konsumen dan yang terpenting, kehalalannya. Ini adalah tanggung jawab keagamaan dan kesehatan publik,” tegas Bupati.

Bupati menambahkan, pelatihan ini sangat strategis seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal. “Kehadiran juru sembelih yang kompeten dan bersertifikasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung peningkatan SDM di bidang ini untuk melindungi masyarakat,” jelasnya.

Pelatihan yang berlangsung hingga 13 Desember 2025 ini dirancang secara komprehensif, menggabungkan teori dan praktik lapangan. Materi yang diberikan tidak terbatas pada teknik penyembelihan, tetapi juga mencakup aspek syariat Islam, kebersihan alat, kesejahteraan hewan (animal welfare), serta penanganan daging pasca penyembelihan untuk memastikan higienitas.

Selaku Ketua Panitia Pelaksana, E.S. Adi Nusantara, S.Sos., MT., selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, dalam laporannya menyebutkan pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas SDM di sektor peternakan dan kesehatan masyarakat veteriner.

“Peserta yang hadir adalah pelaku di bidang distribusi daging. Kami ingin mereka menjadi agen perubahan yang membawa standar baru di komunitas masing-masing,” ujar Adi Nusantara.

Ia menjelaskan, melalui bimbingan instruktur berpengalaman, peserta akan dibekali kemampuan untuk menerapkan metode penyembelihan yang benar, efektif, dan sesuai syariat. “Kami mengajak seluruh peserta untuk serius dan disiplin mengikuti setiap sesi. Target kami adalah terciptanya sistem penyembelihan yang lebih profesional, higienis, dan memenuhi standar halal di seluruh Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.

Diharapkan, setelah menyelesaikan pelatihan, ke-12 peserta ini dapat menjadi kader juru sembelih yang kompeten dan dapat mengedukasi praktik serupa di wilayahnya, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk daging halal dari Sumbawa.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez