Oprit Jembatan Samota Ambles, Pemda Sumbawa Segera Kirim Laporan ke Pusat

3 menit membaca
Sahril
Pemerintahan - 11 Feb 2026

SUMBAWA, Nuansantb.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan akan segera melaporkan kondisi penurunan tanah (ambles) pada oprit Jembatan Abadi III, Samota, kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Jalan Nasional.

Pasalnya, proyek strategis tersebut dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga kewenangan penanganan mutlak berada di tangan pemerintah pusat.

Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, usai memimpin inspeksi mendadak di lokasi jembatan yang menghubungkan kawasan ekonomi Samota dengan pusat kabupaten, Rabu (11/02/2025). Wabup Ansori menegaskan, kerusakan yang terjadi bukan pada struktur utama jembatan, melainkan pada bagian oprit—yakni timbunan tanah di sisi pendekat jembatan.

“Kami sudah turun langsung. Yang turun itu opritnya, bukan badan jembatan. Itu titik tekannya. Jadi kami tidak ingin ada spekulasi liar di tengah masyarakat bahwa jembatannya retak atau ambruk. Tidak. Oprit ini sifatnya timbunan, terjadi penurunan karena faktor cuaca dan beban,” tegas Wabup Ansori.

Namun demikian, politisi yang juga pengusaha sukses itu menyebut persoalan ini tetap genting. Jalur tersebut, kata dia, merupakan akses utama bagi ribuan petani di wilayah Samota, khususnya menjelang musim panen jagung yang hanya tinggal menghitung pekan.

“Jangan sampai panen raya nanti, truk-truk pengangkut jagung terganggu. Ekonomi petani bisa terdampak. Makanya laporan ini kami percepat. Hari ini dokumentasi dan data teknis sudah kami susun untuk segera ditembuskan ke Kementerian PUPR,” imbuhnya.

Pernyataan itu diperkuat Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST. Dalam penjelasan teknisnya, ia menguraikan bahwa dari hasil pengukuran visual, penurunan terjadi sekitar 10 hingga 15 sentimeter pada bahu pendekat sisi selatan jembatan.

Kondisi itu diperkirakan dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan beberapa pekan terakhir, yang menyebabkan struktur tanah timbunan kehilangan daya dukung.

“Ini masuk kategori deferred maintenance atau kerusakan yang sifatnya lambat, tapi jika dibiarkan berpotensi meluas. Untuk sementara, kami koordinasikan dengan Dinas PUPR Kabupaten agar dipasang rambu peringatan dan pembatas sementara. Kami tidak ingin ada korban,” jelas Suharmaji.

Ia juga memastikan struktur utama Jembatan Abadi III yang merupakan jembatan beton konvensional tidak mengalami kerusakan berarti. Tidak ditemukan retakan pada pilar, gelagar, maupun plat lantai kendaraan. Meski begitu, Pemda tetap mengirimkan tim teknis untuk melakukan pengawasan rutin sembari menunggu tindak lanjut pusat.

“Kami tidak bisa bertindak sendiri karena ini aset pusat. Kewenangan perbaikannya ada di Balai Jalan Nasional. Tapi kami tidak diam, laporan resmi akan kami kirim paling lambat besok,” tambahnya.

Jembatan Abadi III merupakan satu kesatuan dari kawasan jembatan ikonik di Samota. Jembatan Abadi IV yang berada tepat di sebelahnya bahkan tercatat sebagai jembatan rangka baja terpanjang di Nusa Tenggara Barat, dengan panjang mencapai 240 meter. Kawasan ini tengah didorong menjadi destinasi wisata dan lumbung pangan di Pulau Sumbawa.

Wabup Ansori berharap pemerintah pusat dapat merespons cepat laporan tersebut. Ia menegaskan, kolaborasi pusat dan daerah dalam pemeliharaan infrastruktur strategis menjadi kunci menjaga denyut ekonomi masyarakat.

“Kami di daerah hanya bisa melaporkan dan berharap. Kalau pusat turun tangan cepat, masyarakat tidak dirugikan. Ini masalah logistik, masalah hajat hidup orang banyak,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas lalu lintas di Jembatan Abadi III masih berlangsung normal. Kendaraan roda dua dan empat terlihat melintas perlahan mengingat adanya sedikit penurunan di ambang oprit.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berjanji akan terus membuka kanal komunikasi dengan Balai Jalan Nasional hingga perbaikan benar-benar direalisasikan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez