
Sumbawa, Nuansantb.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan pelayanan publik dan keselamatan masyarakat. Kini, wilayah selatan Sumbawa memiliki benteng terdepan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan.
Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kecamatan Lunyuk resmi beroperasi, Selasa (10/02/2026), dan menjadi pos ke-7 Damkar yang dimiliki Kabupaten Sumbawa.Peresmian yang berlangsung khidmat di kantor Pos Damkar Lunyuk ini langsung dihadiri oleh Bupati Sumbawa.
Dalam sambutannya yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, S.Sos., M.Si, ditegaskan bahwa keberadaan pos ini bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat akan jaminan rasa aman.
“Pos Damkar Lunyuk kami dirikan dengan konsep siaga penuh. Bukan hanya untuk kebakaran, tetapi juga untuk berbagai kondisi darurat seperti evakuasi bencana, penyelamatan hewan, hingga kecelakaan. Ini adalah wujud hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujar H. Sahabuddin.
Untuk mendukung operasional optimal, Pos Damkar Lunyuk dibekali satu unit mobil fire truck generasi terbaru berkapasitas tangki air 4.000 liter.
Armada ini dilengkapi dengan sistem pemadaman bertekanan tinggi serta berbagai perlengkapan pendukung seperti selang fleksibel, pompa apung, dan alat pelindung diri lengkap. Armada ini dipastikan siap melibas medan berat khas wilayah selatan Sumbawa.
Tidak hanya unggul dari sisi peralatan, sektor sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Pos ini diperkuat oleh 14 personel tangguh yang terdiri atas satu Komandan Peleton (Danton), tiga Komandan Regu (Danru), dan sepuluh personel pemadam. Mereka dibagi ke dalam tiga shift siaga yang beroperasi non-stop selama 24 jam penuh, 7 hari seminggu.
“Kami memastikan tidak ada celah kekosongan personel. Setiap saat, tim siap bergerak cepat begitu menerima laporan,” tegas Kadis Damkartan.
Wilayah operasional Pos Damkar Lunyuk mencakup seluruh desa di Kecamatan Lunyuk. Untuk mempermudah akses masyarakat, pihak dinas telah memasang spanduk layanan darurat di kantor pos dan titik-titik strategis. Nomor kontak Komandan Pos dan masing-masing regu juga disebarluaskan agar warga tidak ragu melapor.
Dalam kesempatan tersebut, H. Sahabuddin juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Camat Lunyuk, para kepala desa, dan seluruh lapisan masyarakat. Sinergi dan semangat gotong royong disebutnya menjadi kunci percepatan penyiapan kantor hingga suksesnya acara peresmian.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat Lunyuk luar biasa. Mulai dari penyediaan lokasi, pembersihan lahan, hingga persiapan upacara, semua dikerjakan bersama,” ungkapnya.
Ke depan, Kadis Damkartan berharap pemerintah daerah dapat terus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pos-pos baru di kecamatan lain yang dinilai rawan dan jauh dari pusat kota. Sejumlah wilayah yang menjadi prioritas usulan antara lain Kecamatan Lape, Lantung, dan Moyo Hulu.
“Dengan penambahan pos, waktu tanggap darurat bisa ditekan signifikan. Nyawa dan harta benda masyarakat adalah prioritas utama kami,” imbuhnya.
Menutup pernyataannya, H. Sahabuddin berpesan agar personel yang bertugas senantiasa menjaga profesionalisme dan semangat pengabdian. Ia berharap kehadiran Pos Damkar Lunyuk benar-benar menjadi mercusuar keselamatan yang membawa ketenangan bagi seluruh masyarakat Sumbawa, khususnya di kawasan selatan.
“Semoga dengan beroperasinya pos ini, tidak ada lagi kekhawatiran berlebih saat musibah datang. Mari kita jaga aset daerah dan keselamatan jiwa bersama-sama,” pungkasnya.
Editor: Nuansantb

Tidak ada komentar