Wabup Ansori : Dukung dan Bela UMKM Harus dengan Membeli Produk Lokal

3 menit membaca
Sahril

Sumbawa, Nuansantb.id — Aksi sosial kembali ditunjukkan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Di sela kunjungannya menyerahkan bantuan korban kebakaran di Dusun Pemangong A, Desa Lenangguar, Minggu (12/04/2026), ia menyempatkan diri memborong seluruh dagangan ikan kering milik pelaku UMKM di pinggir jalan Moyo Hulu.

Aksi spontan itu dilakukan setelah rombongan Wabup Ansori melintas di sekitar kawasan Bendungan Batu Bulan. Pedagang ikan asin tampak masih setia melayani pembeli meski hari sudah menjelang siang. Tanpa diduga, Haji Ansori meminta ajudannya menghentikan kendaraan dan mendekati lapak-lapak sederhana tersebut.

“Semuanya saya ambil. Biar tidak usah pulang bawa sisa dagangan. Ini adalah bentuk kita mendukung dan membela UMKM kita dengan membeli produk lokal,” ujar Wabup Ansori sambil tersenyum kepada para pedagang yang tampak terkejut sekaligus bahagia.

Seluruh ikan asin—mulai dari ikan mujair, nila, hingga jenis lainnya—langsung dikemas dan dibayar kontan melebihi harga. Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang melintas. Bagi Haji Ansori, kegiatan berbagi dengan UMKM lokal bukan sekadar seremonial, melainkan sudah menjadi rutinitas setiap kali usai kunjungan kerja atau setelah melaksanakan salat subuh berjamaah.

Apresiasi untuk Nelayan dan Penjaga Lingkungan

Dalam kesempatan itu, Wabup Ansori juga menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas hasil tangkapan nelayan di Bendungan Batu Bulan. Menurutnya, ikan asin yang dijual para pedagang memiliki kualitas baik, sehat, dan layak konsumsi.

“Alhamdulillah, hari ini kita melihat geliat UMKM penjual ikan asin hasil tangkapan nelayan di Bendungan Batu Bulan. Ikannya sehat, fresh, dan pastinya lezat. Kita berharap bendungannya tetap dijaga dan jangan menggunakan racun untuk menangkap ikannya agar tetap lestari dan dapat dinikmati dalam jangka panjang,” pesan Haji Ansori.

Ia mengingatkan bahwa ekosistem bendungan sangat rentan terhadap praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Penggunaan racun, tegasnya, bukan hanya merusak biota air tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat yang mengonsumsi ikan tersebut.

Selain menjaga kualitas air dan biota, Wabup Ansori juga meminta agar kawasan hutan di sekitar bendungan tetap dilestarikan. “Alam dan hutannya juga dijaga agar ketika hujan bendungan tidak tertutup lumpur yang menyebabkan sedimentasi,” tambahnya.

Sedimentasi yang tidak terkendali, jelas Wabup Ansori, akan memperdangkal bendungan dan mengancam fungsi utamanya sebagai penampung air dan sumber penghidupan nelayan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadi pengawas lingkungan.

Aksi Sosial Rutin yang Menginspirasi

Kegiatan sosial berbagi ini bukan kali pertama dilakukan Wabup Ansori. Setiap usai kunjungan ke desa-desa, terlebih dahulu ia akan menyisir titik-titik UMKM kecil di pinggir jalan. Tak jarang, ia juga memborong dagangan sayur, buah, atau jajanan pasar yang dijual warga lansia dan ibu-ibu rumah tangga.

Rutinitas serupa juga ia lakukan setiap subuh usai salat berjamaah di masjid-masjid dalam kota sumbawa. Ia akan berkeliling membeli sarapan atau kudapan dari pedagang keliling yang sudah mulai beraktivitas. Menurutnya, gerakan kecil ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat kecil.

“Setiap rupiah yang berputar di kalangan UMKM adalah nafas ekonomi bagi keluarga mereka. Jika kita mampu, tidak ada salahnya berbagi dengan cara membeli dagangan mereka,” tuturnya.

Pedagang ikan asin, mengaku tidak menyangka dagangannya ludes dalam sekejap. “Biasanya sisa, sekarang habis semua. Terima kasih Pak Wabup, rezeki tidak terduga,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Aksi Wabup Ansori ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Sumbawa. Banyak yang menilai bahwa teladan kecil seperti ini justru lebih membekas dibanding janji-janji besar di atas panggung. “Beliau tidak hanya bicara, tapi langsung bergerak. Itu yang kami butuhkan,” ujar salah seorang warga Moyo Hulu.

Hingga berita ini diturunkan, rombongan Wabup Ansori telah usai melaksanakan perjalanan ke lokasi kebakaran di Desa Lenangguar untuk memastikan bantuan bagi para korban tersalurkan dengan baik. Namun, senyum para pedagang ikan asin di pinggir jalan Moyo Hulu tampaknya akan menjadi cerita hangat yang terus dikenang.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez