Gerebek Lapas Sumbawa, Kakanwil Muhtaruddin: Narkoba, HP Ilegal, dan Penipuan Harus Nol!

2 menit membaca
Sahril
Headline News, Hukum - 22 Mei 2026

Sumbawa, Nuansantb.id – Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar mendadak mencekam, Jum’at (22/05/2026). Puluhan petugas berseragam serempak bergerak menyisir setiap sudut blok dan kamar hunian. Bukan tanpa sebab, operasi besar-besaran ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat, Muhtaruddin, sebagai bentuk komitmen total membersihkan lapas dari barang haram.

Dengan tegas, Muhtaruddin menyatakan bahwa penggeledahan massal ini merupakan langkah strategis untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas tetap kondusif. “Kami tidak akan mentolerir adanya ponsel ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan yang melibatkan warga binaan. Lapas Sumbawa harus bersih, aman, dan menjadi tempat pembinaan yang sesungguhnya,” ujar Muhtaruddin di sela-sela memimpin jalannya penggeledahan.

Penggeledahan yang berlangsung selama lebih dari dua jam itu dilakukan secara menyeluruh dan sistematis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Muhtaruddin turun langsung memeriksa setiap sudut ruangan, mulai dari kolong tempat tidur, plafon, hingga area tersembunyi lainnya yang kerap dijadikan lokasi persembunyian barang terlarang. Tak kurang dari 30 petugas Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar dikerahkan, dibantu oleh satuan pengamanan (satpam) dan intelijen.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, tentang penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Menurut Muhtaruddin, deteksi dini adalah kunci utama mencegah masuknya barang-barang berbahaya ke dalam lapas. “Kita harus lebih cerdas dari para pelaku. Jika ada celah, kita tutup. Jika ada indikasi, kita grebek. Ini untuk melindungi warga binaan yang serius ingin memperbaiki diri,” tegasnya.

Meskipun dalam penggeledahan kali ini tidak ditemukan barang bukti narkoba dalam jumlah besar, petugas berhasil mengamankan beberapa benda tajam dan kabel charger ilegal yang diduga akan dimodifikasi. Seluruh barang sitaan langsung didata dan dimusnahkan sesuai aturan yang berlaku.

Muhtaruddin menambahkan bahwa operasi serupa akan terus digencarkan secara rutin dan mendadak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-NTB. Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini, situasi di Lapas Sumbawa Besar semakin kondusif sehingga program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan dapat berjalan optimal, aman, dan tertib.

“Saya minta kepada seluruh warga binaan dan petugas untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan ada permainan ilegal. Lapas adalah tempat untuk kembali ke jalan yang benar, bukan ajang untuk melanjutkan kejahatan,” pungkas Muhtaruddin mengakhiri penggeledahan.

Editor: Nuansantb

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS
Tez